Notification

×

Iklan

INSPIRASI TIMUR INDONESIA

Iklan

Indeks Berita

Polres Palopo Siagakan Personel Hadapi Ancaman Karhutla

Tuesday, 11 August 2026 | August 11, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-08-12T00:05:19Z

PALOPO – Kepolisian Resor (Polres) Palopo memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Sulawesi Selatan. Kesiapan tersebut ditandai dengan pelaksanaan apel gelar pasukan di depan Markas Polres Palopo, Selasa (11/8/2026).


Apel dipimpin langsung Kapolres Palopo AKBP Arvin Hariyadi, S.I.K., dan diikuti personel Polres Palopo bersama unsur terkait.


Kegiatan tersebut bertujuan memastikan kesiapan personel, sarana dan prasarana dalam menghadapi kemungkinan terjadinya karhutla, sekaligus memperkuat koordinasi agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan terpadu.


Dalam arahannya, AKBP Arvin Hariyadi menekankan pentingnya mengutamakan pencegahan dini, deteksi dini dan patroli rutin di wilayah yang memiliki potensi terjadi kebakaran.


“Pencegahan dini, deteksi dini dan patroli rutin harus menjadi langkah utama kita dalam menghadapi potensi karhutla. Jangan sampai kita baru bergerak setelah api membesar dan meluas,” ujar Arvin.


Menurutnya, upaya pencegahan jauh lebih efektif dibandingkan penanganan ketika kebakaran telah meluas. Karena itu, personel diminta aktif melakukan pemantauan sekaligus membangun komunikasi dengan masyarakat.


Kapolres juga meminta jajarannya meningkatkan koordinasi dengan pemerintah daerah, kementerian/lembaga serta instansi terkait lainnya. Koordinasi diperlukan untuk mengantisipasi dampak musim kemarau dan potensi munculnya titik api.


Selain patroli, langkah pencegahan dilakukan melalui sosialisasi dan penyuluhan kepada masyarakat. Salah satu yang ditekankan adalah larangan membuka maupun mengolah lahan dengan cara membakar.


Arahan tersebut merupakan bagian dari amanah Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro, S.H., M.H., yang dibacakan Kapolres Palopo dalam apel.


“Kita harus terus memberikan edukasi kepada masyarakat agar membuka dan mengolah lahan tanpa cara membakar. Peran seluruh personel sangat penting untuk mencegah terjadinya karhutla sejak awal,” tegasnya.


Siapkan Penanganan Cepat


Polres Palopo juga menyiapkan langkah penanganan apabila kebakaran terjadi. Personel di lapangan diminta segera bergerak melakukan pemadaman dengan mengoptimalkan seluruh sarana dan prasarana yang tersedia.


Dalam kondisi tertentu dengan skala kebakaran yang besar, dukungan teknologi pemadaman seperti water bombing dapat dioptimalkan sesuai kebutuhan dan situasi di lapangan.


Kapolres turut menekankan pentingnya pembentukan dan optimalisasi Posko Terpadu sebagai pusat pemantauan, komunikasi dan koordinasi penanganan karhutla.


“Posko Terpadu harus dioptimalkan sebagai pusat pemantauan dan koordinasi. Dengan komunikasi yang cepat dan terpadu, setiap kejadian karhutla dapat segera ditangani sehingga tidak berkembang menjadi bencana yang lebih besar,” jelas Arvin.


Di sisi lain, aspek penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran lahan juga menjadi perhatian Polres Palopo.


Jajaran kepolisian diminta mengefektifkan penerapan sanksi administrasi maupun penegakan hukum pidana terhadap pihak yang dengan sengaja membuka atau mengolah lahan menggunakan metode pembakaran.


“Kami tidak hanya mengedepankan upaya pemadaman, tetapi juga pencegahan dan penegakan hukum. Terhadap pelaku pembakaran lahan, akan dilakukan tindakan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” pungkasnya.


Melalui apel gelar pasukan tersebut, Polres Palopo menegaskan komitmennya memperkuat sinergi lintas sektor dalam menghadapi ancaman karhutla.


Kesiapsiagaan itu diharapkan mampu mencegah kebakaran sejak dini sekaligus mempercepat penanganan apabila terjadi kebakaran, sehingga dampaknya terhadap masyarakat dan lingkungan dapat diminimalkan.

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update