PALOPO – Sebatang pohon tua tumbang dan menutup badan Jalan Trans Sulawesi di samping SDN 16 Sampoddo, Kelurahan Sampoddo, Kecamatan Wara Selatan, Kota Palopo, Sulawesi Selatan, Jumat (7/8/2026) sekitar pukul 15.30 WITA. Peristiwa tersebut mengakibatkan satu unit mobil, dua sepeda motor, dan satu rumah warga tertimpa pohon, serta menyebabkan arus lalu lintas di jalur nasional itu sempat lumpuh.
Pohon berukuran besar itu roboh saat sejumlah kendaraan melintas di lokasi. Akibatnya, pengendara tidak sempat menghindar sehingga sebuah mobil dan dua sepeda motor tertimpa batang pohon yang melintang di badan jalan.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palopo, Andi Farid Baso Rachim, mengatakan pohon tumbang diduga karena kondisinya sudah tua dan lapuk.
"Setelah menerima laporan, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kota Palopo langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan penanganan darurat. Personel melakukan pembersihan pohon yang menutup badan jalan sekaligus mengevakuasi kendaraan yang tertimpa menggunakan alat chainsaw," kata Andi Farid Baso Rachim.
Dalam kejadian tersebut, tiga pengendara sepeda motor menjadi korban. Satu orang mengalami luka berat dan langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis, sedangkan dua korban lainnya mengalami luka ringan.
Selain itu, dua orang yang berada di dalam mobil turut terdampak. Sebuah rumah milik Ashar Abdul Asis yang dihuni satu kepala keluarga dengan tujuh jiwa juga mengalami kerusakan ringan pada bagian atap akibat tertimpa batang pohon.
Berdasarkan hasil kaji cepat BPBD Kota Palopo, kerusakan yang ditimbulkan meliputi satu unit mobil rusak berat, dua unit sepeda motor rusak ringan, dan satu rumah mengalami kerusakan ringan. Luas area terdampak diperkirakan sekitar 20 meter x 20 meter dengan nilai kerugian mencapai sekitar Rp100 juta.
Penanganan di lokasi melibatkan TRC BPBD Kota Palopo Regu Alpha bersama tim teknis PLN ULP Palopo Kota. Selain membersihkan material pohon, petugas juga memastikan tidak ada potensi bahaya dari jaringan listrik di sekitar lokasi.
Selama proses evakuasi berlangsung, arus lalu lintas di Jalan Trans Sulawesi sempat mengalami kemacetan karena badan jalan tertutup batang pohon. Namun, sekitar pukul 16.30 WITA atau satu jam setelah kejadian, proses pembersihan berhasil diselesaikan.
"Pohon berhasil dievakuasi dan arus lalu lintas kembali normal. Kami juga telah menyelesaikan laporan kaji cepat sebagai dasar penanganan lanjutan," ujar Andi Farid Baso Rachim.
BPBD Kota Palopo mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintas di kawasan yang memiliki pohon-pohon besar dan berusia tua. Pemeriksaan berkala terhadap pohon di sepanjang ruas jalan dinilai penting untuk meminimalkan risiko kejadian serupa.

No comments:
Post a Comment