Notification

×

Iklan

INSPIRASI TIMUR INDONESIA

Iklan

Indeks Berita

Fashion Show Busana Adat Meriahkan HUT Kejaksaan ke-81 di Kejari Luwu

Monday, 31 August 2026 | August 31, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-08-31T00:14:26Z

LUWU – Suasana berbeda terlihat di Aula Baharuddin Lopa, Kejaksaan Negeri (Kejari) Luwu, Sulawesi Selatan, Minggu (30/8/2026) malam.


Para kepala seksi dan staf Kejari Luwu tampil di atas catwalk dengan mengenakan beragam busana adat dari Sulawesi Selatan hingga berbagai daerah di Nusantara.


Fashion show tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Lahir Kejaksaan ke-81.


Kegiatan berlangsung meriah. Aula Baharuddin Lopa disulap menjadi catwalk dengan panggung yang dihiasi warna-warni busana tradisional yang mencerminkan keberagaman budaya Indonesia.


Menariknya, lomba fashion show tersebut diklaim menjadi yang pertama digelar di lingkungan Kejaksaan di Indonesia.


Fashion show itu disaksikan langsung Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Luwu, Muhandas Alimien SH MH, Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Luwu, Ny Patria W Muhandas, Ketua TP-PKK Luwu, Hj Kurniah Patahudding, serta Ketua I TP-PKK Luwu, Nilasari Dhevi Bijak.


Penilaian peserta dilakukan oleh tiga orang juri, yakni Ketua IKA DPRD Luwu, Ny Andi Nurputriani Ahmad Gazali, Ketua Dharma Wanita Luwu, Ny Rafika Liakat Rudi, dan Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Luwu, Ani Supiana.


Tampilkan Busana Adat Sulsel hingga Nusantara


Peserta fashion show berasal dari pejabat utama dan staf dari berbagai bidang di Kejari Luwu. Mereka tampil berpasangan dengan mengenakan busana adat dari sejumlah daerah.


Penampilan diawali staf bidang Perdata dan Tata Usaha Negara yang mengenakan busana adat Bugis berupa Baju Bodo yang dipadukan dengan Lipa Sabbe.


Selanjutnya, staf bidang Pembinaan tampil mengenakan Baju Bodo.


Staf bidang Intelijen kemudian tampil dengan Baju Bodo berwarna merah yang dipadukan dengan warna hitam.


Sementara itu, staf bidang Pidana Umum tampil mengenakan busana adat Toraja.


Adapun staf Seksi Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti memilih busana adat Mandar.


Penampilan para kepala seksi juga tak kalah menarik perhatian.


Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Andi Saifullah Sakti SH MH bersama pasangannya tampil mengenakan busana adat Lampung.


Kemudian, Kasi Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) M Farid SH MH bersama pasangannya tampil menggunakan busana adat Nusa Tenggara Timur (NTT).


Kasi Pidana Umum Hamka Dahlan SH bersama pasangannya mengenakan busana adat Minangkabau, Sumatera Barat.


Sementara Kasi Intelijen Prasetyo Purbo Wahyono SH MH bersama pasangannya tampil mengenakan busana adat Nusa Tenggara Timur.


Di tengah penampilan para peserta, istri Kajari Luwu, Ny Patria W Muhandas, juga mencuri perhatian dengan mengenakan busana adat Batak dari Sumatera Utara.


Kasi Intelijen Raih Juara Pertama


Setelah melalui proses penilaian, tim juri menetapkan para pemenang fashion show untuk kategori pejabat utama.


Juara pertama diraih Kasi Intelijen Prasetyo Purbo Wahyono SH MH bersama pasangannya.


Juara kedua diraih Kasi Pidsus Andi Saifullah Sakti SH MH bersama pasangannya.


Sedangkan juara ketiga diraih Kasi Pidana Umum Hamka Dahlan SH bersama pasangannya.


Untuk kategori staf, juara pertama diraih staf dari Seksi Pidana Umum. Juara kedua diraih staf Seksi Intelijen, sedangkan juara ketiga diraih staf Seksi Pembinaan.


Kajari Luwu Muhandas Alimien mengatakan, fashion show tersebut digelar sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Lahir Kejaksaan ke-81.


Menurut dia, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia.


"Kami ingin memperkenalkan baju adat Nusantara lewat fashion show Kejari Luwu," kata Muhandas.


Ia mengatakan Indonesia memiliki budaya yang sangat beragam, tetapi tetap berada dalam semangat persatuan.


"Budaya Indonesia sangat beragam, namun tetap satu. Semua baju adat yang ditampilkan menarik," ujarnya.


Ketua IAD Luwu, Ny Patria W Muhandas, juga mengapresiasi penampilan seluruh peserta.


"Semua memukau. Namun, kami menyerahkan kepada tim juri untuk menilai," katanya.


Sementara itu, Ketua TP-PKK Luwu, Hj Kurniah Patahudding, menilai seluruh peserta tampil memukau dengan busana adat yang dikenakan.


"Mereka menampilkan baju adat Nusantara. Mereka memperkenalkan budaya seluruh Indonesia. Ini perlu dilestarikan," kata Kurniah.


Menurut dia, seluruh peserta tampil anggun dan mampu menunjukkan keberagaman budaya Indonesia melalui fashion show tersebut.

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update