Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

UMKM Raup Omzet Berlipat Berkat HUT Luwu dan Nobar Final Piala Dunia

| July 21, 2026 WIB | 0 Views

LUWU – Berbagai rangkaian kegiatan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-67 Kabupaten Luwu dinilai memberi dampak positif terhadap perputaran ekonomi masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Di tengah kebijakan efisiensi anggaran, Pemerintah Kabupaten Luwu di bawah kepemimpinan Bupati Luwu H. Patahudding dan Wakil Bupati Luwu Muh. Dhevy Bijak Pawindu tetap berupaya menghadirkan berbagai kegiatan yang mampu menggerakkan ekonomi lokal.


Salah satu pelaku UMKM yang merasakan manfaat tersebut adalah Ida (53), pedagang kuliner yang berjualan di kawasan Tribun Lapangan Andi Djemma Belopa.


Saat ditemui pada Senin (20/7/2026) dini hari, sesaat sebelum laga final Piala Dunia antara Spanyol dan Argentina dimulai, Ida mengaku pendapatannya meningkat tajam sepanjang Juli 2026 berkat rangkaian kegiatan yang digelar pemerintah daerah.


"Alhamdulillah, selama bulan Juli ini pendapatan saya berkali-kali lipat dibanding hari biasa. Ini karena Pemkab Luwu menggelar berbagai kegiatan menyambut HUT ke-67 Kabupaten Luwu, termasuk nonton bareng Piala Dunia di Tribun Andi Djemma," ujar Ida.


Menurut Ida, peningkatan omzet mulai dirasakan sejak pelaksanaan Luwu Expo, kemudian berlanjut saat pesta rakyat yang menghadirkan penyanyi Ifan Seventeen hingga acara nonton bareng final Piala Dunia.


Pedagang yang telah berjualan sejak 2016 itu mengatakan, hasil penjualannya menjadi penopang biaya pendidikan keempat anaknya yang sedang menempuh pendidikan.


"Untuk malam final Piala Dunia ini, alhamdulillah pemasukan sekitar Rp1,5 juta. Saat pesta rakyat dengan Ifan Seventeen, keuntungan saya hampir Rp5 juta dalam semalam. Mudah-mudahan nanti masih ada rezeki dari kegiatan Ustaz Abdul Somad dan perayaan 17 Agustus," katanya.


Bupati Luwu H. Patahudding mengatakan, penyelenggaraan pesta rakyat maupun nonton bareng Piala Dunia tidak hanya bertujuan memberikan hiburan kepada masyarakat, tetapi juga menjadi upaya menggerakkan roda perekonomian daerah melalui peningkatan transaksi UMKM.


"Masyarakat memang membutuhkan hiburan. Namun di balik ribuan orang yang menikmati pertunjukan maupun menyaksikan pertandingan final Piala Dunia, ada para pelaku UMKM yang bekerja melayani pembeli. Di sanalah denyut nadi ekonomi masyarakat bergerak, dan itu yang ingin kita dorong," kata Patahudding usai menghadiri kegiatan nonton bareng final Piala Dunia.


Ia menilai, meski Timnas Indonesia belum tampil di ajang Piala Dunia, antusiasme masyarakat terhadap sepak bola dapat menjadi momentum untuk meningkatkan aktivitas ekonomi di daerah.


"Dengan meningkatnya omzet pelaku UMKM, secara tidak langsung kita ikut mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan membantu menjaga stabilitas harga melalui meningkatnya aktivitas perdagangan. Terima kasih kepada seluruh pelaku UMKM dan pemilik warung kopi yang turut menggelar nonton bareng selama Piala Dunia berlangsung," ujar Patahudding.


Pada kesempatan itu, Patahudding juga menyampaikan ucapan selamat kepada Tim Spanyol yang berhasil menjadi juara dunia setelah mengalahkan Argentina pada partai final.


Pemerintah Kabupaten Luwu berharap berbagai agenda yang digelar sepanjang tahun tidak hanya menjadi sarana hiburan masyarakat, tetapi juga mampu menciptakan efek berganda (multiplier effect) bagi perekonomian lokal, terutama bagi pelaku UMKM yang menggantungkan penghasilannya pada keramaian kegiatan masyarakat.

×
Berita Terbaru Update