Pertamina Perkuat Daya Saing UMKM Takalar Lewat Sosialisasi PUMK dan Edukasi Penggunaan LPG

TAKALAR – PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi terus memperkuat peran usaha mikro dan kecil (UMKM) sebagai penggerak perekonomian daerah melalui kegiatan Pembinaan dan Sosialisasi Program Pendanaan Usaha Mikro dan Kecil (PUMK) serta Edukasi Penggunaan LPG di Saung D’Luna, Kabupaten Takalar, Rabu (15/7/2026).



Kegiatan yang diikuti lebih dari 70 pelaku UMKM tersebut merupakan kolaborasi antara PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi dan SMEPP PT Pertamina (Persero). Program ini bertujuan meningkatkan kapasitas pelaku usaha melalui penguatan literasi bisnis, akses pembiayaan, serta pemanfaatan energi yang aman dan efisien dalam mendukung aktivitas produksi.


Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, mengatakan bahwa pemberdayaan UMKM tidak cukup hanya melalui dukungan modal, tetapi juga harus dibarengi dengan peningkatan kompetensi agar usaha mampu berkembang secara berkelanjutan.


"UMKM memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian daerah. Karena itu, Pertamina terus menghadirkan program pembinaan yang memberikan manfaat nyata, mulai dari peningkatan kompetensi, akses permodalan, hingga edukasi penggunaan energi yang tepat sehingga pelaku usaha memiliki bekal untuk mengembangkan usahanya secara lebih mandiri dan berdaya saing," ujar Lilik.


Menurut dia, penguatan kapasitas pelaku usaha merupakan bagian dari komitmen Pertamina dalam menciptakan UMKM yang tangguh, adaptif terhadap perubahan, dan mampu bersaing di tengah perkembangan dunia usaha.


Pada sesi edukasi energi, Sales Branch Manager Sulselbar VI Gas Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Wahyu Purwatmo Budi Utomo, memberikan pemahaman mengenai penggunaan LPG sesuai peruntukan serta pentingnya aspek keselamatan dalam operasional usaha.


Ia juga memperkenalkan berbagai produk LPG Pertamina, termasuk Bright Gas, sebagai alternatif energi bagi pelaku UMKM yang telah berkembang dan membutuhkan dukungan operasional yang lebih optimal.


Sementara itu, Sr. Officer II SMEPP PT Pertamina (Persero), Nur Rizki Lestari, menjelaskan mekanisme Program Pendanaan Usaha Mikro dan Kecil (PUMK), mulai dari persyaratan, proses pengajuan, hingga pemanfaatan pembiayaan sebagai modal pengembangan usaha.


"Program PUMK dirancang untuk memberikan kesempatan yang lebih luas bagi pelaku UMKM agar memperoleh akses pembiayaan yang mudah dan terarah. Harapannya, dukungan modal yang diberikan dapat dimanfaatkan secara produktif sehingga usaha dapat berkembang, memiliki daya saing, serta mampu memberikan dampak ekonomi bagi lingkungan sekitarnya," kata Nur Rizki.


Selain pemaparan materi, peserta juga mengikuti sesi diskusi interaktif dan coaching clinic yang memberikan kesempatan untuk berkonsultasi langsung mengenai strategi pengembangan usaha, peluang kemitraan, hingga pemanfaatan Program PUMK sesuai kebutuhan masing-masing.


Melalui kegiatan tersebut, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi berharap semakin banyak pelaku UMKM yang mampu mengelola usahanya secara profesional, memanfaatkan energi dengan aman, serta memperoleh akses pembiayaan yang mendukung peningkatan kapasitas usaha. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui program pemberdayaan yang berkelanjutan.

Previous Post Next Post