LUWU – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melanjutkan tahapan pengembangan Bandar Udara I Lagaligo Bua dengan menyerahkan uang ganti kerugian pengadaan tanah untuk pembangunan runway kepada masyarakat di Desa Pabbaresseng dan Desa Tanarigella, Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu, Kamis (23/7/2026).
Penyerahan ganti kerugian tersebut dilakukan langsung oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, sebagai bagian dari lanjutan proses pengadaan tanah runway Bandara I Lagaligo Bua Tahun 2026.
Program ini merupakan kelanjutan dari pengadaan lahan yang telah dimulai sejak 2022 dan kini memasuki tahap penyelesaian pembayaran kepada masyarakat yang lahannya terdampak pembangunan.
Di Desa Pabbaresseng, pengadaan tanah mencakup 59 bidang dengan luas mencapai 9,6628 hektare. Nilai ganti kerugian yang disiapkan mencapai Rp15.574.048.508. Meski demikian, satu bidang tanah masih belum dapat diselesaikan karena menunggu penetapan ahli waris.
Sementara itu, di Desa Tanarigella, pengadaan tanah meliputi 11 bidang seluas 1,5046 hektare dengan total nilai ganti kerugian sebesar Rp2.023.295.050. Satu bidang lainnya masih dalam proses karena pemilik belum menyetujui besaran nilai ganti kerugian yang ditetapkan.
Secara keseluruhan, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mengalokasikan dana ganti kerugian sebesar Rp17.597.343.558 untuk mendukung percepatan pembangunan runway Bandara I Lagaligo Bua.
Dalam sambutannya, Gubernur Andi Sudirman Sulaiman menegaskan bahwa pengembangan bandara merupakan langkah strategis untuk meningkatkan konektivitas Luwu Raya sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan.
Menurutnya, setelah seluruh proses pembebasan lahan selesai, pemerintah akan melanjutkan tahapan perpanjangan runway agar bandara dapat melayani pesawat berbadan lebih besar.
"Harapan kita di Luwu Raya ini ada bandara yang representatif untuk masyarakat. Setelah pembebasan lahan ini selesai, selanjutnya kita akan mengajukan perpanjangan runway sehingga ke depan pesawat Boeing dapat mendarat, bahkan diharapkan dapat melayani penerbangan langsung ke Jakarta," ujar Andi Sudirman.
Sementara itu, Bupati Luwu H. Patahudding menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan yang terus memberikan dukungan terhadap pengembangan Bandar Udara I Lagaligo Bua.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah bersikap kooperatif selama proses pengadaan tanah berlangsung sehingga tahapan pembangunan dapat berjalan sesuai rencana.
"Atas nama Pemerintah Kabupaten Luwu, kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Gubernur Sulawesi Selatan atas perhatian dan komitmennya terhadap pengembangan Bandara Bua. Kami juga mengapresiasi masyarakat yang telah bersikap kooperatif dan mendukung proses pengadaan tanah sehingga tahapan ini dapat berjalan dengan baik. Semoga pengembangan bandara ini segera terwujud dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat Luwu Raya," kata Patahudding.
Pengembangan Bandar Udara I Lagaligo Bua menjadi salah satu proyek strategis di wilayah Luwu Raya. Kehadiran bandara dengan runway yang lebih panjang diharapkan mampu meningkatkan aksesibilitas wilayah, memperlancar mobilitas penumpang dan logistik, menarik investasi baru, serta memperkuat pertumbuhan ekonomi di kawasan timur Sulawesi Selatan.
