Pohon Tumbang Timpa Mobil di Tana Toraja, Enam Penumpang Luka-Luka

TANA TORAJA – Sebuah pohon besar tumbang dan menimpa sebuah mobil Toyota Kijang di Jalan Poros Tana Toraja–Enrekang, tepatnya di Kilometer 12, Kelurahan Rantekalua, Kecamatan Mengkendek, Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan, Sabtu (13/6/2026) sekitar pukul 14.00 Wita.


Akibat kejadian tersebut, enam orang penumpang mengalami luka-luka dan telah dilarikan ke Puskesmas Ge'tengan untuk mendapatkan penanganan medis.


Berdasarkan pantauan di lokasi, pohon berukuran besar itu tumbang tepat mengenai bagian tengah mobil Toyota Kijang bernomor polisi DW 1532 LT yang saat itu melintas dari arah Makale menuju Kabupaten Enrekang.


Selain menimpa kendaraan, pohon tumbang juga menutup seluruh badan jalan sehingga arus lalu lintas di jalur poros tersebut sempat terhenti. Petugas kepolisian bersama warga setempat langsung melakukan evakuasi dengan memotong batang dan ranting pohon menggunakan gergaji mesin.


Personel Polsek Mengkendek, Aipda Markus Nopin, mengatakan mobil tersebut mengangkut sembilan orang termasuk sopir. Namun hingga saat ini, identitas para penumpang masih dalam proses pendataan.


"Enam korban sudah dibawa ke Puskesmas Ge'tengan. Anggota kami juga berada di sana untuk memantau kondisi korban, sementara petugas lainnya fokus melakukan evakuasi pohon di lokasi kejadian," ujar Markus.


Ia menjelaskan, hujan sempat mengguyur wilayah tersebut sebelum kejadian. Meski demikian, pohon diduga tumbang akibat kondisi batang dan akar yang sudah lapuk.


"Memang sebelumnya turun hujan, tetapi dugaan sementara penyebab pohon tumbang karena akar dan batangnya sudah lapuk," katanya.


Tidak hanya merusak kendaraan, pohon tumbang juga mengenai beberapa lapak pedagang yang berada di sekitar lokasi.


Hingga sore hari, proses pembersihan masih berlangsung. Bus dan truk belum dapat melintas karena batang pohon masih menutupi sebagian jalan. Sementara kendaraan roda dua dan mobil kecil dialihkan melalui jalur alternatif.


"Kemacetan sempat mencapai sekitar satu kilometer. Jalur alternatif tersedia, tetapi hanya bisa dilalui kendaraan kecil karena kondisinya sempit dan menanjak," jelas Markus.


Petugas bersama warga terus berupaya mengevakuasi pohon agar akses jalan poros Tana Toraja–Enrekang dapat kembali normal.

Previous Post Next Post