LUWU - Bupati Luwu, Patahudding, menghadiri pembukaan Musyawarah Besar (Mubes) Ikatan Alumni Universitas Hasanuddin (IKA Unhas) 2026 yang digelar di Four Points by Sheraton Makassar, Sabtu (2/5/2026).
Kegiatan yang mempertemukan alumni lintas generasi ini berlangsung meriah meski dipersiapkan dalam waktu relatif singkat. Antusiasme peserta terlihat dari kehadiran ratusan alumni dari berbagai fakultas, wilayah, dan daerah.
Panitia melaporkan seluruh 16 fakultas di Universitas Hasanuddin turut hadir dengan total 291 peserta. Dari sisi kewilayahan, 25 dari 27 wilayah berpartisipasi dengan 75 peserta. Sementara itu, dari 44 daerah IKA Unhas yang telah terbentuk, sebanyak 30 daerah ikut ambil bagian. Selain itu, seluruh 48 departemen dan 8 badan otonom juga terlibat aktif dalam kegiatan tersebut.
Rektor Unhas, Jamaluddin Jompa, dalam sambutannya menekankan pentingnya penguatan jejaring alumni sebagai bagian dari transformasi institusi.
“Hari ini saya benar-benar merasakan adanya transformasi dalam ekosistem jejaring, di mana terjadi proses saling mendekat, saling menguatkan, dan saling memperkuat. Ini merupakan hal yang sangat positif,” ujar Jamaluddin.
Ia juga menyebut capaian Unhas yang berhasil menembus peringkat 950 dunia pada 2025 merupakan hasil kontribusi bersama civitas akademika dan alumni.
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, turut mengapresiasi soliditas alumni Unhas yang dinilai menjadi kekuatan penting dalam pembangunan daerah.
“Saya terkesan dengan semangat juang dan persatuannya. Kami mohon dukungan dari seluruh alumni karena provinsi tidak mungkin berjalan sendiri,” katanya.
Sementara itu, Menteri Pertanian RI yang juga Ketua Umum IKA Unhas, Andi Amran Sulaiman, menegaskan pentingnya kontribusi nyata alumni dalam berbagai sektor strategis.
“Yang terpenting adalah Unhas bisa. Unhas mampu dan berkualitas, serta mampu memberikan kontribusi nyata, termasuk dalam sektor pangan nasional dan global,” tegasnya.
Bupati Luwu, Patahudding, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Mubes tersebut. Ia menilai forum ini menjadi momentum penting dalam melahirkan gagasan besar dan memperkuat kolaborasi lintas sektor.
“Pemerintah Kabupaten Luwu menyambut baik kegiatan ini sebagai momentum lahirnya gagasan besar, kepemimpinan yang visioner, serta kolaborasi yang mampu mendorong percepatan pembangunan, khususnya di Luwu dan Sulawesi Selatan,” ujarnya.
Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah pejabat negara, anggota DPR RI, kepala daerah, serta tokoh alumni dari berbagai wilayah di Indonesia.
