TORAJA UTARA - Ahmad Hanifulla terpilih sebagai Panglima Wilayah Gerakan Aktivis Mahasiswa (GAM) Luwu Raya periode 2025–2027 dalam Kongres Wilayah ke-II Komando Wilayah GAM Luwu Raya.
Kongres tersebut berlangsung selama tiga hari, mulai 6 hingga 8 Maret 2026 di Villa Madatu, Kabupaten Toraja Utara. Kegiatan ini mengusung tema “Menata Barisan, Menajamkan Perlawanan” dan dihadiri pengurus Komando Pusat serta puluhan kader GAM dari berbagai daerah di Luwu Raya.
Forum kongres menjadi ajang pengambilan keputusan tertinggi di tingkat wilayah, sekaligus memilih kepemimpinan baru organisasi mahasiswa tersebut.
Koordinator Steering Committee, Komang Jordi Sagara, yang memimpin sidang pleno kongres menetapkan tiga kandidat Panglima Wilayah GAM Luwu Raya, yakni Ahmad Hanifulla, Resky Aditya yang merupakan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Palopo, serta Rudianto dari Universitas Andi Djemma Palopo.
Berdasarkan hasil pemungutan suara dalam forum kongres, Ahmad Hanifulla memperoleh suara terbanyak dan secara resmi ditetapkan sebagai Panglima Wilayah GAM Luwu Raya untuk periode 2025–2027.
Dalam orasi ilmiahnya setelah ditetapkan sebagai panglima wilayah, Ahmad Hanifulla menyampaikan komitmennya untuk menjaga prinsip perjuangan organisasi serta memperkuat peran gerakan mahasiswa di Luwu Raya.
“Dengan prinsip perjuangan, GAM akan terus berdiri pada poros perjuangan dengan perspektif yang lebih tajam dalam melakukan advokasi untuk membela kepentingan masyarakat,” kata Ahmad Hanifulla.
Ia juga mengajak seluruh kader GAM untuk terus menjaga independensi politik organisasi agar tetap berada pada orientasi perjuangan yang benar.
Menurutnya, independensi politik merupakan fondasi penting dalam menjaga semangat perlawanan terhadap berbagai bentuk penindasan.
“Sebagai tonggak estafet kepemimpinan, kekuatan menjaga independensi politik merupakan hal mendasar yang harus dirawat dan dijaga oleh seluruh kader GAM. Independensi politik akan melahirkan semangat anti-penindasan serta dorongan untuk membangun bangsa yang berdaulat, adil, dan makmur,” ujarnya.
Kongres Wilayah ke-II GAM Luwu Raya diharapkan menjadi momentum konsolidasi kader serta penguatan gerakan mahasiswa dalam mengawal berbagai persoalan sosial di wilayah Luwu Raya.
