Pemkot Palopo dan Pos Indonesia Mulai Cairkan BLT BBM kepada 1.624 Penerima
INSPIRASI TIMUR INDONESIA

PALOPO  - Pemerintah Kota Palopo, Sulawesi Selatan  dan PT Pos Indonesia, Kamis (08/9/2022) sore mulai menyalurkan bantuan langsung tunai (BLT) pengalihan subsidi BBM  kepada 1.624 keluarga penerima manfaat di halaman Kantor Pos Indonesia.

Walikota Palopo Judas Amir mengatakan pemberian bantuan BLT BBM ini menandakan bukti bahwa pemerintah tidak pernah berhenti untuk memberikan bantuan kepada masyarakat.

“Bantuan BLT BBM sebesar Rp150 ribu ini secara kebetulan BBM naik sehingga dicairkan sebagai belas kasihannya pemerintah,” kata Judas saat dikonfirmasi di kantor Pos usai membagikan bantuan BLT BBM, Kamis (08/9/2022) sore.

Menurut Judas, dengan bantuan BLT BBM ini, warga diharap bersabar dan dapat memahami bahwa pemerintah berupaya membantu warga meringankan beban hidup.

“Termasuk menaikkan harga BBM ini adalah upaya pemerintah untuk mencari solusi yang lebih baik lagi,” ucap Judas.

Lanjut Judas , Bantuan BLT BBM ini sebanyak Rp300 ribu untuk 2 bulan  dan Rp 200 ribu dari bantuan sembako.

“Jumlah bantuan langsung tunai yang diterima warga Kota Palopo sebanyak Rp 500 ribu, itu terdiri dari BLT kompensasi BBM sebanyak Rp150 ribu perbulan selama 2 bulan yakni September dan Oktober, ditambah bantuan Sembako sebesar Rp200 ribu jadinya RP 500 ribu tanpa potongan berapapun, dari manapu dan siapapun,” tutur Judas.

Selain itu tambah Judas, bantuan pemerintah di Kota Palopo sudah dibantu terus menerus berupa sejumlah program seperti program keluarga harapan (PKH) sebanyak 5.571 orang keluarga penerima manfaat (KPM), bantuan pangan non tunai (BPNT) sebanyak 6.688 orang, bantuan sosial tunai (BST) sebanyak 7.823 orang, PPKM Sembako darurat sebanyak 7.644 penerima manfaat.

“Ada juga bantuan BLT Minyak goreng sebanyak 8.378 orang selain itu masyarakat juga dibantu BPJS Kesehatan,” jelas Judas.   

Sementara itu, Kepala Pos Indonesia Kota Palopo, Hana Nuryono mengatakan proses penyaluran BLT BBM dilakukan secara langsung kepada warga yang mendatangi kantor pos sesuai dengan undangan yang telah diberikan sebelumnya.

“Syaratnya cukup membawa KTP dan undangan, nanti kami verifikasi sesuai nama yang ada di daftar, tapi kalau mereka mewakilkan juga bawa KK, prosesnya simpel dan kami juga menggunakan aplikasi,” beber Hana Nuryono.

Hana mengatakan PT Pos Indonesia mensuport penyaluran bantuan ini secara cepat hingga warga bisa menikmatinya.

“Dari jumlah yang sudah terdata jumlah penerima sebanyak 1.624 penerima manfaat, kemungkinan masih akan bertambah, data yang sudah ada akan segera kami salurkan bantuannya,” imbuh Hana.

Previous Post Next Post