Seorang Ayah Ditemukan Tewas Tergantung di Belakang Rumah, Polisi Tidak Menemukan Tanda Kekerasan pada Korban
INSPIRASI TIMUR INDONESIA

PALOPO – Seorang ayah berinisial JP (37) ditemukan tewas tergantung di di Jalan Pati Andjala, Kelurahan Dangerakko, Kecamatan Wara, Kota Palopo, pada hari Sabtu (16/4/2022) pukul 04.00 Wita.

Kapolsek Wara Kompol Deni Ratmodihardjo setelah mendapat informasi pihaknya langsung ke lokasi kejadian dan meminta keterangan dari sejumlah saksi yakni Istri, anak dan mertua korban.

Saksi yang menemukan pertama kali yakni Darti (35) istri korban saat dimintai ketarangan mengatakan bahwa sekitar pukul 03.00 Wita Darti dibangunkan oleh anaknya untuk persiapan sahur, lalu mencari suaminya (korban) namun tidak ada di dalam rumah, sehingga ia langsung berteriak memanggil almarhum namun tidak menjawab.

“Pada saat itu juga Darti langsung keluar di teras rumahnya dan melihat sandal korban masih ada di teras rumah, sehingga ia langsung ke belakang rumah untuk mencari korban, dan pada saat berada di belakang rumah, ia melihat korban sudah dalam keadaan tergantung di pohon dalam keadaan leher terlilit rante besi, keadaan lemas, dan telanjang bulat, sehingga saksi langsung teriak histeris dan saat itu mertua Darti yaitu Noni datang, dan langsung mematahkan ranting kayu tempat korban bergantung,” kata Deni melalui rilisnya, Sabtu (16/4/2022).

Lanjut Deni, selain meminta keterangan dari istri korban juga meminta keterangan dari anak korban yakni DS (11) yang mengatakan bahwa pada malamnya sempat makan bakso bersama korban, dan kemudian pada sekitar pukul 22.00 Wita, ia masuk ke dalam kamar untuk tidur, dan pukul 00.00 Wita ia bangun buang air kecil, dan ia masih sempat melihat almarhum main  handphone di dalam kamar almarhum, lalu kembali masuk ke dalam kamar dan tidur.

“Pukul 02.00 Wita DS bangun untuk persiapan sahur lalu memanggil ibunya yaitu Darti sehingga saat itu ibunya bangun, setelah ibunya terbangun langsung mencari korban, namun tidak ada di dalam kamarnya, sehingga Ibunya memanggil namun tidak ada jawaban, dan dicari di teras rumah juga tidak ada tetapi Sandal korban masih ada, sehingga saat itu juga Darti  ke belakang rumah dan langsung melihat korban sudah dalam keadaan gantung diri dan sudah dalam keadaan tidak bernyawa,” ucap Deni.

Deni menambahkan bahwa keterangan dari Mertua korban Noni (58) menyebutkan pada pukul 03.00 Wita  saat menyiram tanaman bunga di halaman rumahnya, ia mendengar istri korban berteriak sehingga langsung lari ke rumah korban dan melihat korban sudah tergantung di belakang rumah. 

“Ia melihat korban tergantung menggunakan rantai besi sehingga ai berteriak histeris hingga warga tetangga berdatangan,” ujar Deni.

Menurut Deni, hasil pemeriksaan tim INAFIS Polres Palopo dalam kejadian ini tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada korban, adanya bekas jeratan rantai besi di leher dan keluar air mani korban.

“Hasil pihak keluarga korban menerima dengan ikhlas semua hal yang terjadi pada diri korban, menganggap bahwa hal yang menimpa korban sudah ketentuan dari Allah SWT dan pihak keluarga korban tidak akan melakukan upaya apapun juga, termasuk autopsi,” tutur Deni. (Evi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Inspirasitimur.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Inspirasi Timur News Update", caranya klik link https://t.me/inspirasitimurdotcom, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Previous Post Next Post