Tak Hanya Pengendara, Vaksinasi di Klinik Polres Lutra saat Operasi Yustisi untuk Antisipasi Omicron Didatangi Warga
INSPIRASI TIMUR INDONESIA

 

LUWU UTARA – Guna mengantisipasi masuknya virus korona varian Omicron, Polres Luwu Utara, Sulawesi Selatan, melaksanakan Operasi Yustisi Penegakan Protokol Kesehatan di jalan Trans Sulawesi, Masamba, Rabu (12/01/2022)..

Kabag Ops Polres Luwu Utara, Kompol Anhar saat memimpin operasi mengatakan operasi yustisi yang digelar hari ini  menyasar pengendara yang yang melintas untuk menekan penyebaran covid-19 terutama varian Omicron.

"Yang kami lakukan yakni memberi imbauan mulai dari  wajib masker hingga mengecek kartu vaksin bagi warga pengguna kendaraan roda dua maupun roda empat yang melintas," kata Anhar, saat dikonfirmasi.

Menurut Anhar, operasi dilakukan di depan klinik Polres Luwu Utara dengan maksud jika pengendara yang belum divaksin, diajak dengan humanis agar melakukan vaksin di tempat tersebut.

“Kalau ada pengendara yang melintas dan setelah diperiksa dan ternyata belum divaksin maka kami ajak secara humanis untuk melakukan vaksin,” ucap Anhar.

Sementara itu, Kasatlantas Polres Luwu Utara, AKP H Abdul Rahim menambahkan bahwa selain menyasar pengendara roda dua dan roda empat terdapat pula warga dan anak sekolah yang berdomilisi di Masamba datang di Poliklinik Polres untuk mendapat vaksinasi covid-19.

“Jadi secara umum yang divaksin di Klinik Polres Luwu Utara sebanyak 123 orang, dosis pertama 43 orang dan dosis kedua 80 orang. Untuk dosis pertama 43 orang terdiri dari Remaja 6 orang, Anak-anak 2 orang dan selebihnya publik atau umum 35 orang, sedangkan untuk dosis kedua masyarakat umum 21 orang dan remaja 59 orang,” ujar Abdul Rahim.

Abdul Rahim menjelaskan bahwa kegiatan ini dilakukan untuk antisipasi masuknya omicron maka dirasa perlu memastikan pengendara yang melintas telah melakukan waksin untuk mencegah penyebaran virus ini.

"Kegiatan ini akan terus dilakukan dengan intens dan humanis demi mencegah covid-19 dan variannya, jadi  kami mohon maaf jika perjalanan para pengendara sedikit terganggu," tutur Abdul Rahim.

Previous Post Next Post