Dinsos Toraja Utara Salurkan Bantuan Korban Longsor yang Tewaskan Seorang Siswi SMP
INSPIRASI TIMUR INDONESIA

 TORAJA UTARA - Bantuan ke warga korban bencana tanah longsor di Lembang Karua,  Kecamatan Balusu, Toraja Utara, Sulawesi Selatan terus berdatangan.

Walau sudah diungsikan ke rumah - rumah  warga para korban bencana tanah longsor yang berada di rumah kerabatnya saat ini terus menerima bantuan dari berbagai kalangan termasuk Dinas Sosial.

Kepala Dinas Sosial Toraja Utara, Mira Bangalino mengatakan pihaknya memberikan bantuan logistik berupa bahan makanan pokok dan alat tidur.

“Bantuan yang kami bawa berupa bantuan tanggap darurat bencana, bantuan ini terdiri dari makanan, peralatan makan dan alat tidur,” kata Mira saat dikonfirmasi, Jumat (03/12/2021).

Lanjut Mira, untuk saat ini Dinas Sosial Toraja Utara baru memberikan bantuan tanggap darurat, untuk bantuan kepada korban jiwa pihaknya tengah mengurus bantuan tersebut.

“Akan ada bantuan lainnya karena memang ada 1 orang yang menjadi korban jiwa dalam bencana ini, akan ada bantuan ahli waris, jadi dari pemerintah Toraja Utara akan memberikan bantuan ahli waris sebesar Rp15 juta dan nanti kami bersama Kepala Lembang Karua akan  mempersiapkan segala administrasinya,” ucap Mira.

Sementara saat ini puluhan warga korban bencana longsor yang rumahnya rusak parah maupun ringan telah diungsikan ke tempat yang lebih aman.

Kepala Lembang Karua, Agustinus mengatakan warga yang berada di sekitar lokasi longsor sudah diungsikan mengingat kondisi cuaca masih berpotensi terjadi hujan deras dengan intensitas tinggi yang dapat memicu terjadiya longsor susulan.

“Warga langsung diungsikan terutama yang kena beban baik keluarga yang meninggal maupun yang tidak kami ungsikan ke keluarga terdekat atau tempat yang lebih aman untuk sementara waktu untuk menghindari jangan sampai korban semakin bertambah,” ujar Agustinus.

Hingga Jumat (03/12/2021) sore, personil gabungan BPBD, Tagana, TNI, Polri dan warga setempat  bergotong royong membersihkan material  lumpur dan menyelamatkan barang warga dari sisa-longsor dan membersihkan material yang menutup akses utama menuju Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS).

Bupati Toraja Utara,  Yohanis Bassang mengatakan pemerintah saat ini mengupayakan pembersihan material longsor yang menutup akses jalan utama menuju ke TPAS  dengan mendatangkan 2 unit alat berat ke lokasi, namun karena kondisi medan saat ini masih rawan longsor sehingga proses pembukaan jalan masih lamban.

“Jadi kami kerja keras hari ini, kami kerahkan seluruh kekuatan terutama alat berat dan masyarakat agar bisa membuka isolasi ini karena memang ini adalah persoalan utama yakni kendala akses warga, kemudian jalur ini adalah jalur ke TPAS, semoga bisa terbuka,” jelas Yohanis.

Previous Post Next Post