Kadisdikbud Luwu Utara Buka Pelatihan Asesmen Nasional Berbasis Komputer Tingkat SD se-Sulsel
INSPIRASI TIMUR INDONESIA


LUWU UTARA
— Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Luwu Utara, Jasrum membuka secara resmi Pelatihan Asesmen Nasional Berbasis Komputer, Sabtu (9/10/2021).

Pelatihan yang digelar di Aula Hotel Elegant tersebut diikuti oleh tenaga teknis tingkat SD/sederajat se-Sulawesi Selatan.

Jasrum menyebut giat tersebut bertujuan untuk memberikan pemahaman bagi tenaga teknis/proktor.

“Sebab keberhasilan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) ini sangat bergantung pada proktor/ admin,”  kata Jasrum.

Dijelaskan Jasrum, asesmen nasional adalah program pemerintah dalam hal ini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI.

“Asesmen nasional merupakan sebuah program penilaian terhadap mutu setiap sekolah, madrasah, dan program kesetaraan pada jenjang dasar dan menengah. Mutu satuan pendidikan dinilai berdasarkan hasil belajar murid yang mendasar (literasi, numerasi, dan karakter) serta kualitas belajar mengajar dan iklim satuan pendidikan yang mendukung pembelajaran,” terang Jasrum.

Jasrum berharap melalui pelatihan yang diselenggarakan hari ini, proktor dapat memahami tugas dan fungsinya sebab proktor memegang peranan penting dalam pelaksanaan ANBK.

Dikutip dari laman Kemendikbud Ristek, tugas proktor ANBK diantaranya, mengunduh aplikasi ANBK pada laman yang telah ditentukan sebelum pelaksanaan AN, melakukan instalasi aplikasi ANBK pada komputer proktor dan komputer klien untuk digunakan pada saat AN, melakukan login ke dalam laman ANBK untuk pengelolaan data peserta AN, memastikan peserta AN merupakan peserta yang terdaftar, melakukan sinkronisasi apabila menggunakan moda semi daring sebelum pelaksanaan AN, menjalankan aplikasi ANBK pada komputer proktor/server lokal, melakukan rilis token agar peserta bisa memasuki laman AN.

Selain itu, juga melakukan pengelolaan AN melalui aplikasi ANBK pada komputer proktor/server lokal, selama peserta melakukan AN, proktor harus tetap tinggal di dalam ruangan dan memantau peserta jika ada peserta yang mengalami kendala teknis, menutup aplikasi ANBK apabila asesmen telah berakhir, mengunggah (upload) hasil pekerjaan peserta setiap sesi melalui server lokal apabila menggunakan moda semi daring, serta mengecek kelengkapan data dari seluruh responden AN (peserta didik, pendidik, kepala satuan pendidikan) baik di satuan pendidikannya maupun satuan pendidikan yang menumpang. (Rn)


Previous Post Next Post