Pernah Jadi Penyintas Covid-19, Kini Kapus Baebunta Luwu Utara Terima Suntikan Vaksin Sinovac

SPACE PANJANG

 




 


LUWU UTARA - Pelaksanaan program vaksinasi Covid-19 di Luwu Utara, Sulawesi Selatan, saat ini memasuki pekan ketiga, sejak dimulainya pada 1 Februari lalu. Sejumlah petugas kesehatan telah menerima penyuntikan vaksin Sinovac untuk penyuntikan tahap pertama dan tahap kedua.


Hairul Muslimin, SKM, Kepala UPT Puskesmas (Kapus) Baebunta, Kabupaten Luwu Utara, ikut menjadi penerima suntikan Vaksin Covid-19, hari ini Selasa (16/2/2021), setelah keluarnya ketentuan baru Penyintas Covid-19 dapat menerima Vaksin Sinovac.


Sebelumnya pada akhir Agustus 2020 lalu, Ia dinyatakan terkonfirmasi Positif Covid-19 dan dinyatakan sembuh setelah beberapa pekan menjalani perawatan di ruang isolasi Rumah Sakit Hikmah Masamba, pada pertengahan September 2020 lalu.


Kepada media ini, Hairul Muslimin mengatakan, Kementerian Kesehatan RI resmi telah mengeluarkan petunjuk teknis (juknis) terbaru tentang vaksinasi Covid-19, dimana Penyintas Covid-19 saat ini sudah dapat diberikan Vaksin Covid-19. Karena itu, Ia merupakan salah seorang Penyintas Covid-19 mengikuti Vaksinasi Covid-19 untuk kali pertama.


"Penyintas Covid-19 itu istilah bagi orang yang pernah positif Covid-19, sekarang mereka sudah bisa disuntik aksin Sinovac," terang Hairul Muslimin.


Kapus Baebunta menyebutkan, penyuntikan Vaksin Covid-19 kepada dirinya berlangsung lancar dan Ia tidak merasakan keluhan sakit pada saat disuntik dan setelah penyuntikan.


"Insya Allah aman, jadi yang lain tidak perlu takut untuk disuntik vaksin Covid-19," ujarnya.


Sejak dua pekan pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 di Puskesmas Baebunta, Hairul Muslimin mengatakan, pihaknya tidak menerima adanya keluhan dari tenaga kesehatan yang telah divaksin terkait Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI).


"Sejauh ini tidak ada keluhan efek samping dari penerima Vaksin Covid-19, semoga seterusnya Vaksinasi Covid-19 ini berjalan lancar dan aman, harapan kita tidak ada yang terkait KIPI, dan cakupan Vaksinasi bisa mencapai target." harapnya. (ben)

Previous Post Next Post