Inspirasi Timur

 




PALOPO - Pasca bencana alam tanah longsor yang melanda Kelurahan Battang Barat, Kecamatan Wara Barat, Kota Palopo,  Sulawesi Selatan, Polres Palopo menyiapkan Posko Siaga dan tetap siaga sejak pasca kejadian lalu, di Posko tersebut perwira pengawas dari Polsek Wara Iptu Alber Lamba lakukan pemantauan secara berkala.

Menurut Iptu Alber Lamba mengatkan intensitas hujan yang tinggi disebagian wilayah Palopo mengakibatkan beberapa daerah khususnya lokasi longsor Battang Barat mengalami pergeseran tanah.

“Akibat longsor itu, jalur tarnsportasi yang menghubungkan  Palopo - Toraja untuk sementara tidak bisa dilalui kendaraan," kata Alber, Selasa (07/07/2020)

Dengan adanya posko pasca longsor tersebut, Alber Lamba memberikan imbauan kepada masyarakat  agar selalu  waspada terhadap kemungkinan akan terjadi tanah longsor susulan di sekitar area longsor kilometer 4 Palopo - Toraja.

"Masyarakat yang hendak berkunjung ke lokasi longsor termasuk masyarakat yang hendak masuk ke wilayah Toraja dengan berjalan kaki melewati area rawan longsor bahwa disekitar area jalan KM 24 Palopo - Toraja sudah bergeser atau retak dan di perkirakan akan terjadi longsor susulan mengingat curah hujan beberapa hari ini tinggi," ucap Alber.

"Informasi dari penduduk setempat bahwa disekitar km 24 telah terjadi reruntuhan tanah longsor namun tak terlalu besar sewaktu kejadian sebelumnya," tambah Alber.

Ia mengimbau kepada pihak seperti relawan maupun ataupun anggota personel Polisi atau TNI yang melakukan pembagian bantuan sembako agar tetap waspada dan menjaga keselamatan diri masing - masing.

"Untuk sementara situasi di sekitar lokasi bencana masih tetap aman," ujar Alber.
Previous Post Next Post