Inspirasi Timur

 



LUWU UTARA - Kepala Dinas PUPR Kabupaten Luwu Utara, Suaib Mansyur mengklarifikasi tentang jembatan dari batang kelapa yang ada di samping Rumah Makan Ulu Bete, Kelurahan Bone Tua, Kecamatan Masamba, Kabupaten Luwu Utara.


Suaib Mansyur Mengatakan bahwa pembangunan jembatan permanen sudah dianggarkan dan sudah di upload ke layanan pengadaan secara elektronik (LPSE), sambil menunggu hasil lelang kita membuat jembatan darurat dari batang kelapa.

"Jembatan darurat itu dibuat untuk menjaga mobilitas lalulintas tetap terjaga," jelas Kepala Dinas PUPR, Jumat (10/5/2019).

Ia menambahkan bahwa ada 6 jembatan yang akan dibangun di antaranya samping Rumah Makan Ulu Bete, samping Rumah Sakit Umum Andi Djemma Masamba, Jl. Mesjid Jami, samping Rumah Makan Padang dan samping Mesjid Kuri-Kuri.

"Plat pelintas jalan Kelurahan Bone tua tersebut menelan anggaran sebesar Rp.89.260.000 (Delapan puluh sembilan juta dua ratus enam puluh ribu rupiah) dana dari APBD," tutupnya.

Sebelumnya diberitakan Jembatan darurat dari batang Kelapa yang menjadi penghubung jalan antar desa di Desa Rompu yang berada di samping Rumah Makan Ulu Bete, Kelurahan Bone Tua, Kecamatan Masamba, Kabupaten Luwu Utara, kerap mencelakakan warga.

Menurut warga yang melintas setiap hari di jembatan tersebut mengatakan bahwa jembatan yang terbuat dari Batang Kelapa tersebut serigkali membuat warga kecelakaan.


"Pemerintah harus memperbaiki dan mengganti Jembatan tersebut karena sudah banyak yang jatuh bahkan ada yang patah tulang," kata Enal.


Menurut Enal, Jembatan dari batang Kelapa seharusnya tidak ada dalam kota Masamba.


"Kok ada jembatan dari batang Kelapa di pusat kota Masamba, seharusnya pemerintah lebih mengganti dengan yang permanen apalagi sudah banyak yang jatuh termasuk saya sendiri," ucapnya


Pihak pemerintahpun kemudian mengganti dengan jembatan yang sama yakni dari batang Kelapa, penggantian tersebut mendapat kritik dari warga. 


Penulis: Putri
Previous Post Next Post