Inspirasi Timur

 


LUWU -  Merayakan kelulusan biasanya diwarnai dengan aksi mencoret-coret baju putih abu-abu dan konvoi keliling, namun berbeda bagi siswa SMK Negeri 5 Luwu, meski aksi mencoret baju dilakukan, tetapi konvoi keliling diganti dengan berbagi Takjil gratis.

Berbagi Takjil kepada pengguna jalan dilakukan di jalan Trans Sulawesi Belopa-Palopo di depan  kantor Camat Ponrang Selatan, Kabupaten Luwu.

Menurut Sandi, alumni jurusan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) mengatakan bahwa berbagi Takjil dilakukan sebagai bentuk syukur Kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena telah dinyatakan lulus usai mengikuti Ujian Nasioanal.

"Dari pada konvoi mending buat kegiatan positif, apa lagi ini  bulan suci Ramadan jadi  patutlah kami mengucap syukur terhadap sang pencipta." kata Sandi, Senin (13/05/2019).

Menurut pria kelahiran Tondok Tangnga ini, mengatakan bahwa kegiatan berbagi Takjil dilalukan atas dasar kesepakatan bersama dengan mengubah kebiasaan  lama dan melakukan kegiatan yang bernilai positif dimata masyarakat.

"Dari pada konvoi  tidak ada artinya mending  cari kegiatan yang bernilai pahala. "jelas pemilik Akun Facebook Sandi Andi Mappe.

Di akhir kata Ia Mengucapkan rasa terimah kasih kepada guru-guru yang telah telah berikan didikan kepada dirinya dan teman-temannya.

"Saya mewakili angkatan VII SMK Negeri 5 Luwu mengucapkan  terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua staf dewan guru SMK Negeri 5 Luwu atas ilmu dan pendidikan yang  saya dan teman-teman terima selama 3 tahun ini," ujarnya.

Previous Post Next Post