LUWU TIMUR – Puluhan gerobak pengangkut material hilir mudik di lokasi pengecoran jalan rabat beton dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 1403/Palopo di Desa Parumpanai, Kecamatan Wasuponda, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, Senin (19/10/2026).
Di tengah pengerjaan yang dikebut untuk mencapai target, para prajurit TNI justru memperlihatkan pemandangan menarik. Mereka tetap tertib mengantre gerobak untuk mendapatkan material pasir, batu, dan adukan semen dari mesin pengaduk atau molen.Tidak terlihat prajurit yang saling menyerobot atau berebut mendapatkan adukan semen. Mereka menunggu giliran dengan gerobak masing-masing sebelum mengangkut material ke titik pengecoran.
Kebiasaan sederhana ini menjadi bagian dari upaya menjaga kelancaran pekerjaan sekaligus memastikan keselamatan seluruh personel yang terlibat dalam pembangunan jalan tersebut.
Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD ke-130 Kodim 1403/Palopo, Letkol Inf Windra Sukma Prihantoro, mengatakan, budaya mengantre sengaja diterapkan untuk meningkatkan efisiensi dan mencegah kecelakaan kerja.
"Bayangkan kalau puluhan gerobak berebut, pasti tabrakan, adukan tumpah, pekerjaan tidak efisien, bahkan bisa celaka. Saya perintahkan semua prajurit wajib antre dengan gerobaknya. Satu per satu, tertib, teratur," kata Windra.
Menurut dia, meskipun pengerjaan jalan harus diselesaikan sesuai target, disiplin dan keselamatan tetap menjadi prioritas.
"Walaupun kita kejar target, disiplin dan keselamatan tetap nomor satu. Ini juga melatih kesabaran dan kekompakan," ujarnya.
**Warga Ikut Meniru Disiplin Prajurit**
Kebiasaan para prajurit yang tertib mengantre gerobak turut menarik perhatian warga Desa Parumpanai yang ikut bergotong royong membantu pengerjaan jalan.
Salah seorang warga, Juma (48), mengaku salut melihat kedisiplinan para prajurit. Menurut dia, ketertiban tersebut membuat pekerjaan menjadi lebih teratur dan proses pengangkutan material berjalan lancar.
"Kami lihat tentara itu disiplin sekali. Bawa gerobak berat saja masih mau antre tertib, tidak main serobot. Kami warga jadi ikut malu, kami juga jadi ikut antre gerobak. Kerja jadi enak, tidak berantakan, jalan cepat selesai," kata Juma.
Penerapan disiplin dalam pekerjaan fisik TMMD tersebut diharapkan dapat membantu mempercepat pembangunan jalan rabat beton di Desa Parumpanai.
Dengan pengaturan antrean yang tertib dan kerja sama antara prajurit TNI serta masyarakat, proses pengecoran jalan diharapkan berjalan lancar, aman, dan selesai sesuai target yang telah ditetapkan.

No comments:
Post a Comment