Notification

×

Iklan

INSPIRASI TIMUR INDONESIA

Iklan

Indeks Berita

Kadiskop Luwu Apresiasi MDA Bina 42 Pelaku UMKM dari 21 Desa

Friday, 2 October 2026 | October 02, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-10-01T23:48:18Z

LUWU – Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perindustrian Kabupaten Luwu, Drs. Bustam, M.Si., mengapresiasi langkah PT Masmindo Dwi Area (MDA) dalam mendorong perkembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sekitar wilayah operasional perusahaan.



Bustam menilai UMKM memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian masyarakat karena aktivitas usaha tersebut bersentuhan langsung dengan kebutuhan ekonomi sehari-hari.


Menurut dia, perhatian terhadap UMKM perlu dilakukan secara berkelanjutan, tidak hanya melalui pelatihan, tetapi juga pendampingan agar pengetahuan yang diperoleh pelaku usaha dapat diterapkan dalam pengembangan bisnis.


Hal tersebut disampaikan Bustam saat menghadiri kegiatan pelatihan UMKM yang digelar MDA beberapa waktu lalu.


Pelatihan tersebut diikuti 42 pelaku UMKM yang berasal dari 21 desa di wilayah operasional MDA.

“Yang penting bukan hanya pelatihannya, tetapi bagaimana pengetahuan yang didapat bisa diterapkan dan usaha mereka semakin berkembang,” kata Bustam.


Bustam mengatakan, saat ini sudah terdapat sejumlah UMKM binaan MDA yang mulai memiliki produk unggulan sendiri. Diantaranya produk bawang dari Desa Ulusalu dan kopi dari Desa Bone Posi.


Menurut Bustam, keberadaan produk tersebut menunjukkan bahwa masyarakat di sekitar wilayah operasional MDA memiliki potensi usaha yang dapat dikembangkan lebih jauh.


“Sudah ada beberapa UMKM binaan MDA yang punya produk, seperti bawang di Ulusalu dan kopi di Bone Posi. Ini harus terus dibina supaya produknya semakin baik dan bisa dikenal lebih luas,” ujarnya.


Berharap Koperasi Juga Mendapat Perhatian

Selain UMKM, Bustam berharap MDA ke depan turut memberikan perhatian terhadap pengembangan koperasi di wilayah operasionalnya.


Ia menilai koperasi yang dikelola secara baik dan produktif dapat menjadi salah satu wadah ekonomi masyarakat.


“Kami berharap ke depan MDA juga bisa membantu membina koperasi yang benar-benar produktif. Koperasi bisa menjadi salah satu penggerak ekonomi masyarakat kalau dikelola dengan baik,” katanya.


Bustam juga berharap program pembinaan UMKM yang dilakukan MDA dapat terus berlanjut dan dilakukan secara lebih intensif.


Menurutnya, semakin banyak UMKM yang berkembang, semakin besar pula peluang masyarakat memperoleh penghasilan dari usaha yang mereka jalankan sendiri.


“UMKM ini bersentuhan langsung dengan masyarakat. Kalau UMKM bergerak, ekonomi masyarakat juga ikut bergerak,” ujar Bustam.


Dorong Anak Muda Terjun ke Dunia Usaha

Bustam juga melihat semakin banyak anak muda di Kabupaten Luwu yang mulai tertarik dan terjun ke dunia usaha.


Menurut dia, perkembangan tersebut merupakan peluang yang perlu terus didorong melalui pembinaan, peningkatan kapasitas, serta pengembangan produk.


Ia berharap pelaku usaha muda di Luwu mampu meningkatkan kualitas produknya sehingga dapat bersaing di pasar yang lebih luas.


“Banyak anak muda sekarang yang mulai bergerak di bidang usaha. Ini harus kita dorong supaya mereka bisa berkembang dan bersaing di level yang lebih tinggi,” pungkasnya.

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update