LUWU – Jenazah Ridha Sampe Tondok (80), ibunda mantan Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) Polri Ferdy Sambo, tiba di kampung halamannya di Batu Sitanduk, Kecamatan Walenrang, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, Kamis (1/10/2026) sekitar pukul 13.00 Wita.
Jenazah sebelumnya
diberangkatkan dari Makassar pada Rabu (30/9/2026) sekitar pukul 22.00 Wita dan
sempat singgah di Toraja.
Setelah tiba di
Toraja sekitar pukul 10.00 Wita, jenazah kemudian melanjutkan perjalanan menuju
rumah duka di Batu Sitanduk, Walenrang.
Adik almarhumah,
Kolonel Purnawirawan Amsal Sampetondok, mengatakan jenazah selanjutnya langsung
diangkat dari ambulans menuju tempat yang telah disiapkan keluarga.
"Kakak saya,
Nyonya Ridha Sambo, atau kakak pertama saya, atau ibundanya Ferdy Sambo, tiba
tadi Kamis siang sekitar pukul 13.00 Wita," kata Amsal saat ditemui di
rumah duka, Kamis.
Menurut Amsal,
keluarga telah menyiapkan sejumlah rangkaian prosesi sebelum jenazah
dimakamkan.
Setelah prosesi
pengangkatan jenazah dari ambulans, keluarga akan menggelar ibadah pada Kamis
malam.
"Prosesi tadi
sudah ada pengangkatan jenazah dari ambulans ke tempat yang sudah disiapkan,
sesuai dengan adat kami, ilan batu. Nanti malam ibadah," ucapnya.
Prosesi pemakaman
dijadwalkan berlangsung pada Jumat (2/10/2026) setelah ibadah shalat Jumat.
Jenazah kemudian akan
diantar menuju patane keluarga sekitar pukul 14.00 Wita untuk dimakamkan.
"Besok sekitar
pukul 13.00 Wita setelah Jumat, kami adakan prosesi ibadah pemakaman. Pukul
14.00 Wita diantar ke pemakaman di patane yang kami sudah siapkan," ujar Amsal.
Berpesan
Dimakamkan di Kampung Halaman
Amsal mengungkapkan,
semasa hidup, Ridha Sambo telah menyampaikan pesan kepada keluarga agar dirinya
dimakamkan di Batu Sitanduk jika meninggal dunia.
Ridha disebut lahir
dan menghabiskan masa kecil hingga beranjak dewasa di daerah tersebut.
"Memang kata
almarhumah kakak saya, Ibu Ridha Sambo, kalau saya nanti meninggal, tolong bawa
saya ke tempat kelahirannya di sini," tutur Amsal.
"Di sini lahir,
di sini kecil, besar, sampai kepada sekolah. Memang pesannya, bahwa,
makamkan saya di tempatnya lahir di sini, Batu Sitanduk. Itu pesannya sebelum
almarhumah meninggal," lanjutnya.
Amsal mengatakan
keluarga telah memiliki patane yang menjadi tempat peristirahatan keluarga.
Patane tersebut juga telah dipersiapkan oleh Ridha Sambo sebelum meninggal
dunia.
"Beliau juga
sudah buat sendiri sebelum beliau meninggal. Kami sudah punya patane, tempat
peristirahatan kami," katanya.
Ridha Sambo
meninggalkan empat orang anak dan delapan cucu. Keempat anaknya yakni Leo
Sambo, Ferdy Sambo, Devlin Sambo, dan seorang anak perempuan.
Keluarga besar
kemudian memilih Batu Sitanduk sebagai tempat peristirahatan terakhir Ridha
Sambo, sesuai dengan pesan yang pernah disampaikannya semasa hidup.
Sebelumnya diberitakan Ibunda mantan Kepala Divisi Profesi dan
Pengamanan (Kadiv Propam) Polri, Ferdy Sambo, bernama Ridha Sampe Tondok,
meninggal dunia di Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (28/9/2026) sekitar pukul
23.00 Wita.
Informasi
meninggalnya Ridha disampaikan oleh Robert Mile Opu Lebbi, kerabat dari Kolonel
Amsal Sampe Tondok, adik kandung almarhumah.
“Saat
ini, jenazah Ridha disemayamkan di rumah duka di Perumahan Keuangan, Makassar,”
kata obert, Senin (28/9/2026).

No comments:
Post a Comment