LUWU – Bupati Luwu, H. Patahudding, mengantar putranya ke Madrasah Ibtidaiyah (MI) An-Nur Cilallang, Kelurahan Cilallang, Kecamatan Kamanre, pada Senin (13/7/2026), bertepatan dengan hari pertama masuk sekolah Tahun Ajaran 2026/2027.
Kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Luwu itu bukan sekadar menjalankan peran sebagai seorang ayah, tetapi juga menjadi bentuk keteladanan dalam mengimplementasikan Surat Edaran Bupati Luwu Nomor 866/DPPKB/SEK/VI/2026 tentang Gerakan Ayah Mengambil Rapor ke Sekolah (GEMAR) dan Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah (GAMAS).
Melalui surat edaran tersebut, Pemerintah Kabupaten Luwu mengimbau seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) yang memiliki anak usia sekolah agar meluangkan waktu mengantar anak pada hari pertama masuk sekolah. Kebijakan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat keterlibatan ayah dalam pengasuhan dan pendidikan anak.
Setibanya di MI An-Nur Cilallang, Bupati Patahudding menyempatkan diri menyapa para guru, orang tua murid, serta siswa yang tampak antusias mengikuti hari pertama belajar. Suasana hangat dan penuh kebersamaan terlihat ketika para orang tua mendampingi anak-anak mereka memasuki lingkungan sekolah.
Menurut Patahudding, kehadiran ayah pada momen penting seperti hari pertama sekolah memiliki dampak psikologis yang besar bagi anak. Perhatian sederhana tersebut diyakini mampu membangun rasa percaya diri sekaligus memberikan semangat kepada anak dalam memulai proses belajar.
"Anak-anak membutuhkan dukungan dan semangat dari orang tuanya, terutama dari ayah. Mengantar anak ke sekolah bukan hanya mengantarkan secara fisik, tetapi juga memberikan rasa aman, semangat, dan motivasi agar mereka siap mengikuti proses belajar," ujar Patahudding.
Ia berharap gerakan tersebut tidak hanya diterapkan di lingkungan ASN, tetapi juga menjadi budaya positif yang tumbuh di tengah masyarakat Kabupaten Luwu.
Menurutnya, keterlibatan ayah dalam pendidikan merupakan investasi jangka panjang untuk membentuk generasi yang berkarakter, mandiri, percaya diri, dan berprestasi.
Pemerintah Kabupaten Luwu pun terus mendorong terciptanya keluarga yang harmonis melalui peningkatan peran ayah dalam mendampingi tumbuh kembang anak. Langkah tersebut sejalan dengan Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) yang diinisiasi pemerintah sebagai upaya memperkuat ketahanan keluarga dan kualitas pengasuhan anak di Indonesia.
Melalui aksi sederhana namun sarat makna itu, Bupati Luwu ingin menunjukkan bahwa keberhasilan pendidikan anak tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah dan ibu, tetapi juga memerlukan keterlibatan aktif seorang ayah sejak dini.
