Save the Children Indonesia dan Super Indo Bangun Tiga Ruang Belajar Sementara untuk Anak Korban Bencana di Sumatera

JAKARTA – Save the Children Indonesia bersama Super Indo membangun tiga ruang belajar sementara (RBS) bagi anak-anak yang terdampak bencana banjir dan longsor di Aceh dan Sumatra Utara. Program ini menjadi bagian dari upaya pemulihan akses pendidikan bagi anak-anak yang terdampak bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatera pada akhir 2025.


Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), ribuan satuan pendidikan terdampak akibat banjir dan longsor, sehingga proses belajar mengajar terpaksa berlangsung dalam kondisi darurat. Banyak siswa harus mengikuti pembelajaran di tenda pengungsian maupun fasilitas sementara yang minim sarana pendukung.


Sebagai bentuk dukungan terhadap pemulihan pendidikan pascabencana, Save the Children Indonesia dan Super Indo membangun tiga ruang belajar sementara yang dilengkapi fasilitas sanitasi serta akses air bersih. Dua ruang belajar dibangun di Kabupaten Aceh Tamiang pada Maret 2026, sementara satu ruang belajar lainnya didirikan di Kabupaten Tapanuli Tengah pada April 2026.


Kehadiran fasilitas tersebut memberikan manfaat langsung bagi 458 siswa di tiga satuan pendidikan yang sebelumnya harus belajar dalam kondisi terbatas dan kurang nyaman. Ruang belajar sementara ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman dan mendukung proses pemulihan psikososial anak-anak pascabencana.


Salah seorang penerima manfaat, Fatimah (nama disamarkan), siswi kelas 6 SD di Aceh Tamiang, mengaku kini dapat belajar dengan lebih nyaman dibandingkan sebelumnya saat harus belajar di tenda darurat.


“Sebelumnya kami belajar di tenda. Kalau cuaca panas, kami kepanasan. Kalau hujan, lantainya basah dan becek. Sekarang kami bisa belajar lebih nyaman, duduk di bangku dan menulis tanpa khawatir kehujanan,” ujarnya.


Selain membangun ruang belajar sementara, kedua lembaga juga menyalurkan paket Ramadan dan perlengkapan sekolah kepada anak-anak terdampak. Bantuan tersebut berupa tas sekolah, buku, alat tulis, dan berbagai kebutuhan belajar lainnya untuk membantu anak-anak kembali bersemangat mengikuti kegiatan belajar.


Senior Humanitarian Program Manager Save the Children Indonesia, Wiwied Trisnadi, mengatakan pihaknya akan terus mendampingi proses pemulihan anak-anak dan keluarga yang terdampak bencana.


“Dukungan Super Indo melalui pembangunan ruang belajar sementara dan distribusi perlengkapan sekolah merupakan langkah nyata yang memberikan dampak langsung bagi ratusan anak. Ini bukan sekadar menghadirkan fasilitas fisik, tetapi juga memulihkan rasa aman, semangat belajar, dan harapan anak-anak untuk kembali menata masa depan mereka,” kata Wiwied.


Sementara itu, General Manager of Corporate Affairs & Strategic Event Management Super Indo, Yuvlinda Susanta, menegaskan bahwa perusahaan memiliki komitmen untuk terus memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat, khususnya pada masa pemulihan pascabencana.


Menurutnya, pendidikan merupakan fondasi penting bagi masa depan anak-anak sehingga perlu mendapat perhatian bersama. Ia berharap kolaborasi lintas sektor seperti ini dapat terus diperkuat guna menghadirkan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat.


Kolaborasi antara Save the Children Indonesia dan Super Indo menjadi contoh sinergi berbagai pihak dalam mendukung pemenuhan hak anak atas pendidikan. Melalui penyediaan ruang belajar yang layak dan dukungan perlengkapan sekolah, anak-anak terdampak bencana diharapkan dapat kembali belajar dengan aman, nyaman, dan optimistis menatap masa depan.

Previous Post Next Post