1.711 Personel Polda Sulsel Naik Pangkat Jelang Hari Bhayangkara ke-80

MAKASSAR – Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan, Djuhandhani Rahardjo Puro, memimpin Upacara Laporan Kenaikan Pangkat Personel Polri dan PNS Polri Periode 1 Juli 2026 di Lapangan Upacara Mapolda Sulawesi Selatan, Selasa (30/6/2026).



Upacara tersebut dihadiri Wakapolda Sulawesi Selatan Gidion Arif Setyawan, para pejabat utama Polda Sulsel, serta Ketua Bhayangkari Daerah Sulawesi Selatan Ny. Upi Djuhandhani bersama jajaran pengurus Bhayangkari.


Dalam amanatnya, Kapolda Sulsel mengatakan momentum kenaikan pangkat kali ini bertepatan dengan peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang diperingati pada 1 Juli 2026. Ia menyampaikan ucapan selamat Hari Bhayangkara kepada seluruh personel dengan mengusung tema "Polri untuk Masyarakat".


Menurut Djuhandhani, peringatan Hari Bhayangkara tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga harus dimaknai sebagai momentum untuk memperkuat semangat kebangsaan dan meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat.


"Kita harus terus melaksanakan tugas secara profesional, modern, dan berintegritas demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," ujarnya.


Pada periode kenaikan pangkat 1 Juli 2026, sebanyak 1.711 personel Polda Sulawesi Selatan memperoleh kenaikan pangkat. Dari jumlah tersebut, 497 personel berasal dari satuan kerja Mapolda Sulsel, sedangkan 1.214 personel berasal dari satuan wilayah jajaran.


Adapun rincian personel yang naik pangkat terdiri atas 44 perwira, 1.597 bintara, sembilan tamtama, 30 PNS Polri, serta 31 personel yang menerima kenaikan pangkat pengabdian di satuan wilayah masing-masing.


Kapolda menjelaskan bahwa kenaikan pangkat merupakan bagian dari pembinaan karier sekaligus bentuk penghargaan institusi kepada personel yang menunjukkan dedikasi, kinerja, dan prestasi selama menjalankan tugas.


Ia menegaskan, kenaikan pangkat bukan merupakan hak yang diberikan secara otomatis, melainkan penghargaan yang diperoleh melalui proses seleksi yang objektif, ketat, dan berjenjang.


Menurutnya, setiap usulan kenaikan pangkat harus memenuhi persyaratan umum, persyaratan khusus, dan administrasi, serta melalui penilaian terhadap sikap kerja, motivasi, integritas, hingga diputuskan dalam sidang dewan pertimbangan karier.


Di akhir amanatnya, Djuhandhani mengingatkan seluruh personel yang menerima kenaikan pangkat agar tidak cepat berpuas diri dan terus meningkatkan kompetensi, disiplin, serta tanggung jawab dalam menjalankan tugas.


"Jadilah insan Polri yang Presisi dan dicintai masyarakat, serta terus meningkatkan kualitas penegakan hukum, pemeliharaan kamtibmas, dan pelayanan serta perlindungan kepada masyarakat," kata Djuhandhani.


Upacara kenaikan pangkat berlangsung khidmat dan penuh rasa syukur. Kegiatan tersebut menjadi simbol komitmen Polda Sulawesi Selatan dalam membangun sumber daya manusia Polri yang unggul, profesional, dan semakin dipercaya masyarakat menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80.

Previous Post Next Post