PALOPO- Tim SAR gabungan Basarnas, Damkar Palopo, BPBD Palopo dan Potensi SAR beserta keluarga korban masih terus melakukan pencarian warga yang diduga hilang tersesat di kawasan hutan, Kelurahan Battang Barat, Kecamatan Wara Barat, Kota Palopo, Sulawesi Selatan, Senin (27/4/2026).
Korban diketahui bernama Indo
Rampa (51), yang terakhir kali terlihat pada Jumat (24/4/2026) siang saat
menuju kebunnya seorang diri. Hingga Senin (27/4/2026),
korban belum juga kembali ke rumah, sehingga menimbulkan kekhawatiran pihak
keluarga dan warga sekitar.
Komandan
Pos Basarnas Palopo, Rifman menyatakan untuk area
pencarian hari ini, diperluas
sampai 2 km dengan membagi tiga tim SRU (Search and Rescue
Unit).
“SRU kami bagi 3. SRU 1 itu menyisiri sungai Salubua ke arah timur sampai ke jembatan Bembalu. Kemudian untuk SRU 2, dari
puncak Bilah ke pegunungan Salubua sejauh 2 km. Untuk saat ini, pencarian yang
kami lakukan tim SAR gabungan lakukan jaraknya kurang lebih radius 2 kilometer,” kata Rifman saat dikonfirmasi di lokasi, Senin.
Lanjut Rifman, untuk hari ini tim terkendala dengan cuaca dan
binatang buas.
“Untuk kendala
yakni cuaca yang mendung hingga hujan,
terus area pencarian yang luas, dan hewan buas,” ucapnya.
Pencarian warga lansia
hilang tersebut akan dilakukan hingga tujuh hari kedepan namun jika tidak ada
tanda-tanda tim SAR gabungan akan melakukan evaluasi.
“Untuk SOP Basarnas sendiri yakni
sampai 7 hari, namun bisa dihentikan ketika
tidak ditemukan tanda-tanda keberadaan korban,” ujarnya.
“Kalau melihat tiga
hari hari ini, kami belum menemukan tanda-tanda.
Tapi nanti kami evaluasikan baik ke tim maupun ke keluarga korban,” tambahnya.
Menurut Rifman, informasi terakhir dari pihak keluarga korban menyebutkan jika korban sempat dilihat oleh warga
tak jauh dari rumahnya.
“Untuk titik terakhir ketemu dengan masyarakat itu kurang lebih 30
meter dari rumahnya,”
tuturnya.
Sebelumnya diberitakan Tim dari Basarnas Makassar mengerahkan personel Pos SAR
Palopo untuk melakukan pencarian terhadap seorang warga yang dilaporkan
tersesat di kawasan hutan, Kelurahan Battang Barat, Kecamatan Wara Barat, Kota
Palopo, Sulawesi Selatan.
Korban diketahui bernama Indo
Rampa (51), yang terakhir kali terlihat pada Jumat (24/4/2026) siang saat
menuju kebunnya seorang diri. Hingga Sabtu (25/4/2026), korban belum juga
kembali ke rumah, sehingga menimbulkan kekhawatiran pihak keluarga dan warga
sekitar.
Kepala Kantor Pencarian dan
Pertolongan Kelas A Makassar, Muhammad Arif Anwar
menyatakan berdasarkan keterangan warga yang
sempat berpapasan, korban terlihat berjalan mengarah ke kawasan hutan yang
berada tidak jauh dari lokasi kebunnya.
“Area tersebut
dikenal memiliki kontur perbukitan dengan vegetasi cukup rapat, sehingga
menyulitkan proses pencarian, terutama jika korban keluar dari jalur biasa yang
dilalui warga,” kata Arif, Sabtu.
Lanjut Arif, warga
setempat sempat melakukan pencarian secara mandiri pada Jumat sore hingga malam
hari. Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil. Pihak keluarga kemudian
melaporkan kejadian ini kepada Basarnas Makassar
untuk mendapatkan bantuan pencarian lanjutan.
“Setelah menerima laporan,
kami langsung menyiapkan dan mengirimkan tim menuju lokasi kejadian untuk
melaksanakan operasi pencarian terhadap korban yang diduga tersesat di kawasan
hutan,” ucapnya.
Menurut Arif, tim
SAR melakukan penyisiran dengan metode pencarian darat, menyasar jalur-jalur
yang diduga dilalui korban. Tim juga memanfaatkan informasi dari warga terkait
titik terakhir korban terlihat untuk mempersempit area pencarian.
“Selain itu,
koordinasi intensif dilakukan dengan berbagai unsur di lapangan, termasuk BPBD
Kota Palopo, Dinas Pemadam Kebakaran, Babinsa, serta masyarakat setempat yang
mengenal kondisi wilayah,” ujarnya.
