LUWU UTARA – Pemerintah Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, meningkatkan patroli keamanan selama bulan Ramadan, khususnya setelah pelaksanaan salat tarawih hingga menjelang sahur.
Langkah ini dilakukan untuk menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat serta mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas, seperti balap liar dan penggunaan petasan.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Luwu Utara, Ismaruddin, mengatakan patroli digelar sebagai upaya preventif menghadapi potensi gangguan keamanan yang kerap meningkat pada malam hari selama Ramadan.
“Kami terus mengimbau masyarakat agar menjaga ketertiban serta segera melaporkan aktivitas mencurigakan kepada pihak berwenang,” ujar Ismaruddin saat memimpin patroli di Kecamatan Sabbang Selatan, Rabu (4/3/2026) subuh.
Dalam kegiatan tersebut, Ismaruddin didampingi Kapolsek Sabbang, Iptu Jusman. Patroli menyasar sejumlah titik yang dinilai rawan gangguan keamanan.
Ia menegaskan, patroli akan dilaksanakan secara rutin sepanjang Ramadan dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari Satpol PP Luwu Utara, Polres Luwu Utara, hingga TNI.
“Kami meningkatkan patroli di wilayah-wilayah yang berpotensi terjadi gangguan keamanan. Unsur TNI dan Polri juga turut memantau situasi dan mengambil tindakan jika ditemukan pelanggaran,” katanya.
Sementara itu, Camat Sabbang Selatan, Kaso Yusuf, menyatakan dukungannya terhadap langkah pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas keamanan selama Ramadan.
“Kami berharap dengan adanya patroli ini, warga dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan aman dan nyaman,” ujarnya.
Pemerintah daerah mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif agar pelaksanaan ibadah selama bulan suci dapat berlangsung dengan khusyuk.
