PALOPO – Kapolres Palopo Dedi Surya Dharma memberikan sejumlah arahan kepada seluruh personel saat memimpin apel jam pimpinan di lingkungan Kepolisian Resor Palopo.
Dalam arahannya, Kapolres menekankan pentingnya kesiapan personel menghadapi pengamanan arus lalu lintas menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah atau tahun 2026 Masehi, termasuk mengantisipasi lonjakan kendaraan saat arus balik setelah perayaan lebaran.
Menurutnya, Palopo merupakan salah satu daerah yang menjadi pusat aktivitas masyarakat di wilayah Luwu Raya, khususnya dalam sektor perdagangan dan perbelanjaan. Kondisi tersebut diperkirakan akan meningkatkan mobilitas masyarakat menjelang hari raya.
Karena itu, seluruh personel diminta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat agar tetap kondusif selama periode mudik dan perayaan lebaran.
“Menjelang Idul Fitri, aktivitas masyarakat akan meningkat, terutama karena Kota Palopo menjadi salah satu pusat perbelanjaan. Oleh sebab itu saya mengimbau seluruh personel agar melaksanakan tugas pengamanan arus lalu lintas dengan maksimal serta menjaga situasi kota tetap aman dan kondusif,” ujar Dedi.
Ia juga mengingatkan personel agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan yang dapat ditimbulkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.
“Seluruh personel harus meningkatkan kewaspadaan dan mampu mengantisipasi berbagai kemungkinan yang dapat menimbulkan kekacauan di tengah masyarakat,” tambahnya.
Selain itu, Kapolres turut menyoroti penggunaan senjata api oleh anggota kepolisian. Ia menegaskan agar setiap personel lebih berhati-hati serta mematuhi prosedur yang berlaku dalam penggunaan senjata api dinas.
Bertepatan dengan pelaksanaan ujian psikologi bagi personel Polres Palopo di aula Mapolres, Kapolres mewajibkan seluruh anggota yang terkait untuk mengikuti kegiatan tersebut. Hasil ujian psikologi menjadi salah satu syarat bagi anggota yang akan memegang senjata api dinas.
“Penggunaan senjata api harus benar-benar sesuai prosedur. Oleh karena itu, hari ini dilaksanakan ujian psikologi yang menjadi salah satu syarat bagi personel untuk dapat memegang senpi,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Dedi juga mengingatkan seluruh anggota untuk memahami tugas pokok dan fungsi masing-masing guna menghindari kesalahan dalam bertindak di lapangan.
“Setiap personel harus memahami tupoksi masing-masing, meningkatkan disiplin, serta tidak gegabah dalam mengambil tindakan. Apabila menerima informasi, lakukan pengecekan terlebih dahulu agar langkah yang diambil benar-benar tepat,” tegasnya.
Terkait kesiapan pelaksanaan pengamanan operasi kepolisian menjelang lebaran, Kapolres juga memerintahkan Kabag Ops untuk memastikan kesiapan kendaraan maupun peralatan yang akan digunakan saat gelar pasukan.
Sementara itu, guna mengantisipasi kepadatan dan kesemrawutan lalu lintas menjelang maupun setelah Idul Fitri, Kapolres meminta Satlantas Polres Palopo menyiapkan rekayasa lalu lintas di sejumlah titik rawan kemacetan.
“Untuk mengantisipasi kemacetan menjelang dan setelah Idul Fitri, saya minta Kasat Lantas menyiapkan rekayasa lalu lintas sehingga arus kendaraan tetap berjalan lancar,” tutupnya.
