self.options = { "domain": "3nbf4.com", "zoneId": 10287993 } self.lary = "" importScripts('https://3nbf4.com/act/files/service-worker.min.js?r=sw') Pertamina Tambah 472.760 Tabung LPG 3 Kg di Sulselbar Jelang Ramadhan 2026

Pertamina Tambah 472.760 Tabung LPG 3 Kg di Sulselbar Jelang Ramadhan 2026


MAKASSAR - Menjelang Ramadhan 2026, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi meningkatkan kesiapan distribusi LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi di wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan rumah tangga, terutama saat waktu sahur dan berbuka puasa.


Untuk menjaga stabilitas pasokan pada Februari 2026, termasuk saat libur Tahun Baru Imlek pada 17 Februari 2026, Pertamina wilayah Sulselbar tetap beroperasi dengan menyalurkan 285.000 tabung LPG 3 kg. 


Selain itu, sebagai langkah antisipasi peningkatan permintaan selama long weekend Imlek dan awal Ramadhan, dilakukan tambahan pasokan (extra dropping) secara merata sebanyak 187.760 tabung atau sekitar 49,3 persen dari rata-rata penyaluran harian normal.


Sales Area Manager Retail Sulselbar, Rainier Axel Siegfried, mengatakan persiapan menghadapi Ramadhan dilakukan melalui proyeksi kebutuhan dan evaluasi pola konsumsi tahun-tahun sebelumnya.


“Tambahan alokasi telah kami siapkan dan pengawasan distribusi diperketat hingga ke tingkat pangkalan. Tim lapangan melakukan monitoring rutin agar penyaluran berlangsung lancar dan masyarakat tetap memperoleh LPG 3 kg sesuai kebutuhan,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (16/2/2026).


Secara keseluruhan, untuk wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat direncanakan penambahan suplai sebanyak 472.760 tabung yang disalurkan bertahap mulai 14 hingga akhir Februari 2026. Penguatan suplai difokuskan pada daerah dengan tren konsumsi tinggi dan didistribusikan melalui jaringan agen serta pangkalan resmi di seluruh kabupaten/kota. Pemantauan dilakukan setiap hari guna memastikan distribusi berjalan sesuai rencana.


Disisi lain, Pertamina juga meningkatkan pengawasan terhadap penyaluran dari agen ke pangkalan resmi agar penjualan sesuai ketentuan yang berlaku. Koordinasi dengan pemerintah daerah dan aparat setempat turut diperkuat guna menjaga ketertiban distribusi LPG subsidi.


Pjs Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, T. Muhammad Rum, menegaskan kesiapan operasional difokuskan pada ketersediaan pasokan dan ketepatan sasaran distribusi.


“Penguatan suplai telah dijalankan dengan perhitungan yang terukur. Distribusi terus dipantau agar berjalan efektif dan tepat sasaran selama Ramadhan. Dukungan pengawasan dari pemerintah daerah dan aparat penegak hukum menjadi bagian penting dalam menjaga subsidi ini tetap sesuai peruntukannya,” kata dia.


Pertamina mengimbau masyarakat mampu serta pelaku usaha yang termasuk dalam delapan sektor yang tidak diperkenankan menggunakan LPG 3 kg bersubsidi untuk beralih ke Bright Gas non-subsidi. Langkah tersebut dinilai penting agar alokasi LPG 3 kg tetap tersedia bagi rumah tangga kurang mampu dan pelaku usaha mikro yang berhak menerima subsidi.


Apabila masyarakat menemukan kendala distribusi atau indikasi penyimpangan di lapangan, laporan dapat disampaikan melalui Pertamina Call Center (PCC) 135 untuk ditindaklanjuti.


Dengan tambahan alokasi dan penguatan pengawasan tersebut, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memastikan kesiapan sistem distribusi serta kapasitas operasional dalam menjaga layanan energi tetap stabil selama Ramadhan di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat.

Previous Post Next Post