self.options = { "domain": "3nbf4.com", "zoneId": 10287993 } self.lary = "" importScripts('https://3nbf4.com/act/files/service-worker.min.js?r=sw') Dewan Komisaris Pertamina Tinjau Sekolah Anak Percaya Diri Makassar, Perkuat Pendidikan Inklusif

Dewan Komisaris Pertamina Tinjau Sekolah Anak Percaya Diri Makassar, Perkuat Pendidikan Inklusif


MAKASSAR - Dewan Komisaris PT Pertamina (Persero) meninjau langsung pelaksanaan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Sekolah Anak Percaya Diri (SAPD) di Kelurahan Patingalloang, Kecamatan Ujung Tanah, Makassar, Selasa (14/1/2026). Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya mendorong penguatan pendidikan inklusif dan memastikan program sosial perusahaan berjalan berkelanjutan serta memberi dampak nyata bagi masyarakat.


Program SAPD merupakan inisiatif TJSL Pertamina Patra Niaga yang dijalankan melalui Integrated Terminal (IT) Makassar. Dalam kunjungan tersebut, Dewan Komisaris dan Komite PT Pertamina (Persero) didampingi Direktur Pemasaran Pusat dan Niaga PT Pertamina Patra Niaga, serta jajaran manajemen Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi.


Hadir di antaranya Komisaris Independen PT Pertamina (Persero) Condro Kirono, Komite Audit Mohammad Imran Zulkarnain Duki, serta Komite Pemantau Investasi dan Manajemen Risiko Muhammad Arfan. Rombongan meninjau aktivitas pembelajaran, berdialog dengan para pengajar, serta berinteraksi langsung dengan anak-anak peserta SAPD.


Condro Kirono menilai Program Sekolah Anak Percaya Diri mencerminkan peran strategis Pertamina sebagai badan usaha milik negara dalam mendukung pembangunan sosial yang inklusif, khususnya di wilayah sekitar operasional perusahaan.


“Program ini sejalan dengan komitmen Pertamina dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), terutama SDGs 4 tentang pendidikan berkualitas dan SDGs 10 tentang pengurangan kesenjangan. Kami melihat langsung dampak positifnya dalam membangun karakter dan rasa percaya diri anak-anak sejak dini,” ujar Condro.


Ia menambahkan, keberhasilan program TJSL tidak hanya diukur dari pelaksanaan, tetapi juga dari keberlanjutan dan kolaborasi dengan masyarakat. Menurutnya, melalui SAPD, Pertamina Patra Niaga tidak sekadar menjalankan kewajiban sosial, tetapi turut berkontribusi aktif dalam agenda pembangunan berkelanjutan.


“Program ini menjadi bukti bahwa aktivitas operasional perusahaan harus memberikan nilai tambah sosial bagi lingkungan sekitar,” kata Condro.


Sementara itu, pendiri Sekolah Anak Percaya Diri, Eni Nuraeni, mengapresiasi dukungan yang diberikan Pertamina Patra Niaga. Ia menyebut pendampingan tersebut membawa perubahan signifikan bagi anak-anak yang mengikuti program.


“Anak-anak yang sebelumnya kurang percaya diri kini berani tampil, berani berbicara, dan mulai memiliki mimpi. Program ini bukan hanya soal belajar, tetapi juga tentang menyiapkan masa depan mereka,” tutur Eni.


Sekolah Anak Percaya Diri merupakan program pendidikan nonformal yang berfokus pada penguatan karakter, peningkatan kepercayaan diri, serta pemberdayaan anak-anak di kawasan pesisir dan wilayah padat penduduk. Selain mendukung pendidikan inklusif, program ini juga berkontribusi pada pencapaian SDGs 1 tentang penghapusan kemiskinan melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia sejak usia dini.


Melalui kunjungan tersebut, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program TJSL yang berdampak, berkelanjutan, serta selaras dengan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dan pencapaian target pembangunan nasional maupun global.

Previous Post Next Post