INSPIRASI TIMUR INDONESIA


TORAJA UTARA
- Guna meningkatkan pelayanan kesehatan ke masyarakat, Rumah Sakit Elim Rantepao, Toraja Utara, Sulawesi Selatan, kini memiliki poli mata yang dapat melayani operasi katarak dengan metode Phaco Emulsifikasi.

Direktur RS Elim Rantepao, dr Adrian mengatakan, metode Phaco Emulsifikasi merupakan teknik operasi katarak menggunakan alat canggih, yakni mesin bergelombang ultrasonik.

Dalam kerjanya, Phacoemulsifikasi akan memperbaiki penglihatan pasien yang terganggu karena katarak. Dimana katarak akan dihancurkan menjadi fragmen kecil dan dihisap melalui sebuah probe sebesar pensil, kemudian dilakukan pemasangan lensa tanam sesuai dengan ukuran refraksi pasien.

Menariknya, waktu perawatan operasi ini termasuk one day care, karena dokter tidak perlu membuat sayatan lebar sehingga operasi katarak ini cepat dan aman. Setelah operasi, rawat inap lanjutan tidak diperlukan, sehingga pasien bisa langsung pulang.

"Kalau dulu pasien rawat inap beberapa hari, tapi sekarang istilahnya one day care, datang kemudian diperiksa dengan beberapa tahapan, dioperasi, observasi kemudian langsung pulang," kata Adrian, Minggu (1/5/2022).

Dijelaskannya, selain pasien dapat langsung pulang setelah operasi, Phacoemulsifikasi memiliki banyak kelebihan. Seperti sayatan sangat kecil, proses cepat, tanpa jahitan, perawatan dan pemulihan lebih cepat, dan dapat dilakukan di semua tingkatan katarak.

"Paling proses utamanya hanya 20 menit. Yang jelas kalau operasi dengan metode ini dijamin mengurangi rasa nyeri dan ketidaknyamanan setelah operasi," jelas Adrian.

Selain itu operasi Phacoemulsifikasi memiliki tingkat kesuksesan yang tinggi. Teknik operasi ini juga dapat mengatasi penglihatan yang buram akibat cedera atau trauma pada mata.

Lebih lanjut Adrian mengungkapkan bahwa layanan operasi katarak di RS Elim Rantepao dengan alat canggih ini sudah dapat diakses mulai Minggu 1 Mei 2022 hari ini.

"Silahkan tidak usah jauh-jauh lagi ke Makassar atau Palopo untuk bisa dilaksanakan operasi katarak. Kita bersama untuk mendekatkan akses layanan kepada masyarakat," ucapnya.

Melihat angka penderita gangguan penglihatan di Toraja cukup tinggi, RS Elim berharap pelayanan operasi ini sebagai upaya rumah sakit dalam membantu pemerintah menurunkan angka kebutaan akibat katarak di Tana Toraja dan Toraja Utara.

Disebutkan Adrian, bagi masyarakat yang ingin menggunakan jaminan pemerintah untuk layanan operasi katarak, kini RS Elim menerima peserta jaminan BPJS Kesehatan, sebab sudah bekerjasama dengan BPJS Kesehatan Makale. Dalam hal ini, penerimaan pasien sesuai dengan sistem rujukan berjenjang berdasarkan ketentuan dari BPJS Kesehatan.

"Untuk itu kami berharap bagi masyarakat Toraja, bahkan dari luar Toraja yang memiliki kelainan/gangguan pada mata, bisa datang untuk mendapatkan layanan ini di poli mata RS Elim Rantepao, sebab kini sudah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan," ujar Adrian. (Ega)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Inspirasitimur.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Inspirasi Timur News Update", caranya klik link https://t.me/inspirasitimurdotcom, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Previous Post Next Post