Bersama AMPG dan KNPI, Rahmat Masri Bandaso Kunjungi Korban Kebakaran
INSPIRASI TIMUR INDONESIA

PALOPO – Ketua DPD II Partai Golkar Kota Palopo Rahmat Masri Bandaso bersama rombongan AMPG dan KNPI  mengunjungi korban kebakaran di jalan Ahmad Razak, lorong belakang kampus Akademi Keperawatan (Akper) Sawerigading, Kelurahan Binturu, Kota Palopo, Sulawesi Selatan, Selasa (01/02/2022)

Rahmat Masri Bandaso yang juga Wakil Wali Kota Palopo melihat langsung kondisi para korban pasca kebakaran dan memberikan bantuan.

“Sedikit bantuan dan dukungan moril dari kami kepada korban kebakaran semoga dapat membantu. Dalam situasi seperti ini dukungan kita semua begitu berarti bagi mereka,” kata Rahmat, Selasa (1/02/2022).

Lanjut Rahmat, saat menemui korban kebakaran yakni Hamka (48) Rahmat cukup tercengang melihat kondisi Hamka yang cukup tabah dan tegar dengan bencana yang dihadapinya.

"Saya menemui pak Hamka yang merupakan salah satu korban kebakaran, saat saya memandang
wajahnya ia begitu tabah dan tegar dengan bencana yang dialaminya, rumah pak Hamka adalah tempat menjalani hidup dengan banyak kisah di dalamnya, pak Hamka tak mau berlarut dalam kesedihan karena ia sadar bahwa semua hanya titipan dan hidup harus terus dijalani," ucap Rahmat.

Sebeleumnya diberitakan 2 unit rumah di jalan Ahmad Razak, lorong belakang kampus akper Sawerigading, Kelurahan Binturu, Kota Palopo, Sulawesi Selatan, Selasa (01/02/2022) mengalami kebakaran pada pukul 07.00 Wita.

Kepala Dinas Kebakaran dan Penyelamatan Kota Palopo, Andi Musakkir mengatakan 2 unit rumah yang terbakar tersebut yakni 1 unit rumah kost milik Kartini yang dihuni 23 orang dan 1 unit rumah permanen milik Hamka.

“Rumah kos itumilik berbahan tripleks dan perkakas kayu sehingga api dengan cepat menghanguskan seluruh isi rumah dan merambat ke  satu rumah permanen,” kata Musakkir, saat dikonfirmasi di lokasi, Selasa (01/02/2022).

Menurut Musakkir, saat kebakaran terjadi penghuni kos warga asal Kupang, Nusa Tenggara Timur sebagian tidak berada di tempat.

“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, 23 orang penghuni kos selamat, seluruh barang dalam rumah kos hangus terbakar termasuk 1 unit kendaraan roda dua dan peralatan elektronik,” ucap Musakkir.

Kapolsek Wara Selatan, AKP Marthen mengatakan saat ini pihaknya tengah menyelidiki penyebab kebakaran dengan melakukan olah tempat kejadian perkara di lokasi.

“Kami masih menyelidiki penyebab kebakaran yang menyebabkan 2 unit rumah terbakar, dimana 1 unit rumah kos yang terbakar para penghuninya selamat karena sebagian dari mereka pada pagi hari keluar bekerja di sementara yang lain ada 4 kamar penghuninya menyelamatkan diri saat kebakaran, sementara rumah milik Hamka uangnya hangus terbakar sebanyak Rp76 juta,” jelas Marthen.

Menurut Hamka uang tersebut disimpan untuk persiapan pembayaran uang kuliah anaknya yang sedang kuliah semester 2 jurusan Kedokteran di salah satu perguruan tinggi di Makassar.

“Sebanyak Rp76 juta, itu untuk pembayaran uang kuliah anak saya masuk semester 2 di Jurusaan Kedokteran gigi di UMI Makassar,” kata Hamka saat dikonfirmasi di lokasi.

Previous Post Next Post