Pasca Penyerangan Asrama IPMIL, Ketum IKPM Walmas Desak Polda Sulsel Usut dan Tindak Tegas Pelaku
INSPIRASI TIMUR INDONESIA


MAKASSAR
- Pasca insiden penyerangan Asrama Ikatan Pemuda Mahasiswa Indonesia Luwu (IPMIL) di Jalan Sungai Limboto Makassar beberapa waktu lalu, Ketua Umum Ikatan Keluarga Pelajar Mahasiswa Walenrang Lamasi (IKPM Walmas), Gosal Melandi angkat bicara.

Gosal mendesak Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Selatan (Sulsel) untuk segera menindak tegas serta mengusut tuntas penyebab penyerangan dan pembakaran asrama mahasiswa tersebut. 

Atas peristiwa yang menelan korban itu, Gosal ingin mahasiswa di Kota Makassar mendapatkan penjelasan lebih lanjut agar tidak menimbulkan keresahan dan kegelisahan.

"Polda harus bisa memberi penjelasan kepada mahasiswa, mengapa sering terjadi penyerangan dan pembakaran di asrama mahasiswa dari Luwu Raya," ujarnya kepada media ini, Jumat (3/12/2021) kemarin.

Sebab, menurut dia, hal ini telah menimbulkan berbagai spekulasi dan kegelisahan publik. Olehnya, dia menegaskan, apabila ditemukan oknum yang sengaja melakukan penyerangan dan pembakaran agar diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

"Lalu, usut tuntas dan tindak tegas pelaku penyebab penyerangan dan pembakaran asrama mahasiswa Kabupaten Luwu ini," tegasnya.

Selain itu, Ketua Umum IKPM Walmas ini juga meminta untuk segera audit sistem pengamanan di asrama kedua belah pihak yang bertikai untuk meminimalisir kemungkinan terjadi kejadian-kejadian yang tidak diinginkan.

"Kami merasa prihatin dengan penyerangan dan pembakaran di asrama mahasiswa IPMIL Luwu yang menyebabkan jatuhnya korban dan juga kerugian secara materi," ungkap Gosal.

"Seperti ketahui, ini bukan kejadian pertama dalam rentetan peristiwa penyerangan dan pembakaran asrama," lanjutnya.

Dikatakan Gosal, insiden penyerangan dan pembakaran asrama mahasiswa seperti ini sudah sering terjadi di Kota Makassar, sehingga dinilai perlu adanya penanganan dan pencegahan khusus dari aparat keamanan.

Kemudian, lanjut dia, Polda juga harus mengevaluasi manajemen risiko serta melaksanakan investigasi menyeluruh. Hal tersebut, dimaksudkan untuk memastikan kembali sistem keamanan dan keselamatan para mahasiswa, sekaligus masyarakat yang berada di sekitar asrama mahasiswa tersebut.

Tak ingin insiden terulang kembali, Gosal juga meminta pihak Kepolisian dan khususnya Pemerintah Daerah dari Luwu Raya untuk berkomitmen memperbaiki sistem keamanan asrama mahasiswa secara berkala agar tidak terulang lagi peristiwa yang sama.

"Kondisi sistem keamanan asrama musti juga diperhatikan oleh Pemda, agar setidaknya sedikit memberikan rasa aman kepada Mahasiswa yang kedepannya akan kembali menghuni asrama tersebut," harapnya.

Untuk itu, Gosal menghimbau kepada para mahasiswa lainnya agar tidak perlu khawatir akan atas terjadi kejadian ini.

"Saya minta para mahasiswa tak perlu panik dikarenakan banyaknya berita hoaks yang dihubung-hubungkan dengan insiden penyerangan dan pembakaran asrama mahasiswa di Kota Makassar pada beberapa waktu yang lalu," pungkasnya. (*/Gwen)


Previous Post Next Post