Sepakat untuk Merger, KKTL dan KKLR Akan Gelar Munas Bersama di Makassar
INSPIRASI TIMUR INDONESIA


JAKARTA
 - Dua perwakilan lembaga Tana Luwu, yakni Kerukunan Keluarga Tana Luwu (KKTL) dan Kerukunan Keluarga Luwu Raya (KKLR) akan menggelar hajatan besar Musyawarah Nasional (Munas) Bersama dalam rangka penyatuan organisasi, di Hotel Claro Makassar, pada 20-21 November 2021 mendatang.

Dalam agenda besar tersebut akan mempertemukan para tokoh Wija To Luwu dari provinsi dan kabupaten/kota di seluruh Indonesia.

Kegiatan Munas itu diprakarsai oleh para sesepuh adat dan tokoh-tokoh dari Tana Luwu, antara lain YM Datu Luwu, Andi Maradang Mackulau, Dr dr Andi Arus Victor, dan Buhari Kahar Muzakkar. 

Ketua Panitia Pelaksana Munas, Udhi Syahruddin Hamun mengatakan, salah satu langkah panitia bersama pengurus KKTL dan KKLR dengan para himpunan pemuda yang dilakukan pada pra munas adalah menghimpun masukan-masukan dengan cara berkomunikasi langsung kepada para tokoh masyarakat. Dengan harapan hasil dari penyatuan kelak akan menjadi tonggak kekuatan Wija To Luwu dimanapun berada. 

"Kami agendakan silaturrahim dengan Wakil Ketua MPR RI, Dr. H. Syarifuddin Hasan, sekaligus menyampaikan undangan sebagai nara sumber pada Munas penyatuan KKTL dengan KKLR," kata Udi, usai menggelar pertemuan Panitia Pelaksana Munas Bersama, di Jakarta, pada Rabu (10/11/2021).

Udhi menyebut, Wakil Ketua MPR RI menyambut baik dan mengapresiasi langkah yang dilakukan kedua organisasi kekeluargaan KKTL dengan KKLR dapat menyatu melalui Munas Bersama tersebut. 

"Beberapa point penting harapan dan saran beliau terhadap kepengurusan hasil penyatuan munas ini, yakni kepengurusan bisa lebih efektif setelah menyatu dan melahirkan kekuatan baru. Melakukan pendataan terhadap semua tokoh-tokoh dan masyarakat dari Luwu di tanah rantau," ungkapnya.

Udhi berharap, dengan adanya hasil penyatuan pada munas bersama ini dapat menjalankan program kerja dan memberi manfaat lebih besar kepada masyarakat khususnya kepada Wija To Luwu, dan tujuan utama penyatuan kedua lembaga terealisasi sesuai dengan harapan ideal. 

"Usai melebur dan menyatunya kedua organisasi besar ini tak akan ada lagi organisasi kekeluargaan atau paguyuban sejenis yang mengatasnamakan wija to Luwu," harapnya.

Menurut Udhi, deklarasi penyatuan kekeluargaan dan kerukunan akan lahir pada Munas Bersama nantinya.

"Terakhir kami mengajak dan mengundang seluruh wija to Luwu turut mendoakan dan menyukseskan hajatan baik ini. Semoga kegiatan ini terlaksana dengan baik, dan dapat bermanfaat bagi wija to luwu dan juga bagi kampung kita tercinta," pungkas pengusaha muda ini.

Diketahui, KKTL saat ini dipimpin Dr dr Andi Arus Victor dengan kedudukan di Jakarta, sedangkan KKLR dipimpin Buhari Kahar Muzakkar di Makassar.

Hadir dalam pertemuan Panitia Pelaksana Munas Bersama, yakni Sekjen BPP KKTL H. Jaya Lupu, Wakil Bendara Panitia Munas, Drs. H.M. Nuhudawi, Tim Kerja Panitia/ Ketua Ikatan Pemuda Luwu Raya (IPLR) DKI Jakarta, Rustini Safitri, serta anggota IPLR, Wais Al-Qarni dan Titin Pallawa. (*)


Previous Post Next Post