Pembangunan Jalan di Masamba-Radda Capai 50%, Pengaspalan Dilaksanakan Bulan Ini
INSPIRASI TIMUR INDONESIA


LUWU UTARA
- Pemerintah terus melakukan percepatan pemulihan infrastruktur pascabencana banjir bandang. Saat ini berlangsung pembangunan jalan poros nasional di Kota Masamba dan Desa Radda.

General Superintendent Kontraktor, Saddam Agung mengatakan perbaikan jalan di dua ruas jalan nasional tersebut sudah mencapai 50 persen.

"Yang kami tangani ada tiga segmen, segmen pertama dan kedua itu di ruas jalan Radda dan segemen tiga di ruas jalan Masamba. Progresnya dari tiga segmen tersebut sudah mencapai 50 persen," terangnya di lokasi pekerjaan, Senin (15/11/2021).

Saddam menjelaskan, ada tiga item pekerjaan yang akan berlangsung yaitu pembangunan dua unit box culvert, pembangunan drainase, dan pengaspalan.

"Untuk box culvert dibangun di Radda dan Masamba itu sudah rampung, sekarang pekerjaan berlangsung pembangunan drainase, setelah rampung kita lanjut lakukan pengaspalan," imbuh Saddam.

Lebih lanjut Saddam menjelaskan drainase dibangun mengikuti panjang jalan yang akan dikerjakan. Untuk keseluruhan dua ruas jalan nasional Masamba-Radda mencapai 605 meter.

"Pembangunan drainase mengikuti panjang jalan yang akan kita bangun, untuk segmen 1 panjang jalannya mencapai 125 meter, segmen dua 111 meter, segmen tiga 250 meter, dan segmen tambahan 119 meter. Jadi totalnya sepanjang 605 meter. Melihat progresnya, kalau tidak ada hambatan, insyaAllah kita bisa laksanakan pengaspalan bulan ini," jelas Saddam.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPUTRPKP2) Luwu Utara, Mahful Jaya menyebut perbaikan dua ruas jalan tersebut menyerap anggaran sebesar Rp 7.672.879.666,10 yang bersumber dari APBN murni.

"Perbaikan jalan Nasional tersebut merupakan kewenangan pemerintah pusat, yaitu Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kementerian PUPR) yang dilaksanakan oleh Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) VI," kata Mahful.

Diketahui, perbaikan dua ruas jalan nasional tersebut dimulai pada 1 september 2021 dan berakhir dengan tanggal kontrak pada 29 Desember 2021. (IP)

Previous Post Next Post