Pilkades Serentak 91 Desa di Luwu Ditunda, Ini Alasannya

SPACE PANJANG

 





LUWU - Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 91 desa di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, yang sedianya akan digelar pada November 2021 mendatang akhirnya ditunda.

Hal itu disebabkan oleh karena kasus Covid-19 pada gelombang kedua saat ini tengah mengganas, sehingga Pemerintah Kabupaten Luwu memutuskan untuk tidak melaksanakan tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) dalam waktu dekat ini. Keputusan itu diambil dalam rapat yang digelar pekan lalu.

"Hasil keputusan rapat terkait pilkades ditunda. Sedianya dijadwalkan pada November mendatang, tetapi karena saat ini pemerintah fokus mengantisipasi penyebaran virus, sehingga rapat memutuskan tahapan pilkades ditunda hingga waktu yang belum ditentukan,” ungkap Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Luwu, Bustam SE, kepada awak media, Senin (2/8/2021).

Untuk itu, Bupati Luwu, Basmin Mattayang meminta dengan tegas, kepada Kadis PMD agar menunda pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak yang akan diselenggarakan di 91 desa. 

"Tahapan Pilkades baru akan dilaksanakan ketika pandemi Covid-19 mereda dan telah mendapat persetujuan dari tim Satgas Covid-19 Luwu," jelas Bupati Luwu.

Menurut dia, perkembangan penyebaran kasus Covid-19 yang kian meningkat per bulan Juli 2021, di seluruh wilayah Luwu. Sehingga Bupati Luwu, selaku Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Luwu mengambil langkah, meminta untuk menunda pelaksanaan Pilkades tersebut sampai dengan batas waktu yang akan ditentukan kemudian.

"Apabila pelaksanaan Pilkades tetap dipaksakan, maka akan berpotensi menimbulkan kerumunan yang bisa meningkatkan jumlah kasus baru," tegas Basmin.

Hal tersebut, sehingga dia meminta dengan tegas kepada kadis PMD untuk menunda Pilkades serentak. Menurutnya, penundaan ini mengacu kepada regulasi yang ada yaitu Permendagri No. 72 tahun 2020.

Lebih lanjut, Basmin mengatakan, saat ini Gugus Tugas bersama Pemkab sedang berupaya menekan penyebaran covid-19, agar tidak meluas dengan melaksanakan PPKM ke masyarakat, sehingga harus mengapresiasi serta menghargai keringat para tim kesehatan dan seluruh relawan.

“Kita sudah lakukan segala upaya termasuk menggelar vaksinasi secara menyeluruh. Upaya tersebut untuk menjaga Kabupaten Luwu dalam menangani masyarakat serta menekan penyebaran Covid-19 di Luwu,” pungkasnya. (*)

Previous Post Next Post