Inspirasi Timur

 


 

PALOPO –Memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) RSUD Sawerigading Rampoang, menggelar kegiatan donor darah yang bertajuk,"satukan tekad menuju indonesia sehat "yang di selenggarakan di Unit Transfusi Darah (UTD) Jumat (13/11/ 2020).

Kepala Instalasi unit transfusi darah (UTD) RSUD Sawerigading, dr. Yanty Tandirogang, SpPK  membuka acara tersebut yang juga dihadiri oleh beberapa pejabat RSUD Sawerigading serta calon pendonor.

Menurut dr Yanty  kegiatan donor darah merupakan upaya untuk mendukung  memenuhi ketersediaan darah terutama di masa pandemi COVID-19 ini,

“Donor darah ini dilkukan untuk membuat ketersediaan cadangan darah karena jumlah darah cenderung menurun akibat pandemi ini, sedangkan kebutuhan darah di rumah sakit cenderung meningkat,"ucap dr Yanty.

“Momen dihari kesehatan nasional (HKN) ini merupakan moment yang sangat tepat untuk memotivasi segenap jajaran kesehatan dan masyarakat agar tidak perlu lagi takut atau kawatir untuk mendonorkan darahnya dimasa pandemi ini karena protokolnya sudah disiapkan oleh unit transfusi darah(UTD) RSUD rampoang untuk menjamin kegiatan berlangsung dengan aman dan terkendali,"tambah dr yanty.

Ia berharap kegiatan tersebut bisa di teruskan dan menjadi contoh bagi masyarakat untuk menjadikan donor darah sebagai bagian dari gaya hidup mereka untuk membangun kesadaran masyarakat untuk mendonorkan darahnya.

"Sebagai bentuk apresiasi saya mengucapkan terimah kasih kepada pegawai RSUD sawerigading rampoang  atas kesediannya mendonorkan darahnya di tengah pandemi ini dan berharap pendonor akan kembali meningkat,"tuturnya.

Sementara Kepala Ruangan Unit Transfusi Darah (UTD), Sabaria APTTD, mengatakan kegiatan donor darah di tengah pandemi COVID-19 merupakan kegiatan yang sangat mulia dan luhur penuh tantangan.

“Kegiatan donor darah di tengah pandemi COVID-19 yang penuh tantangan kuncinya adalah ada  pada protokol kesehatan dan persiapan, baik pendonor maupun petugasnya," ujar Sabaria.

Sebelum melakukan transfusi darah calon pendonor harus melalui tahapan skrining guna mengetahui perkembangan kesehatan bagi para calon pendonor,sehingga proses pendonoran dapat berlangsung dengan aman dan sehat.

Previous Post Next Post