Inspirasi Timur

 


Luwu Utara,Inspirasitimur.com ---  Pasca banjir bandang yang menerjang enam Kecamatan di Kabupaten Luwu Utara, membuat ribuan warga termasuk anak-anak mengungsi di berbagai tempat  seperti di rumah-rumah warga, rumah ibadah hingga perkantoran.

Pada saat di lokasi pengungsian ada sebagian anak-anak perlu diperhatikan, pasalnya kondisi kesehatan mereka harus terjaga melihat cuaca masi belum stabil.

Melihat hal ini sejumlah Tenaga pengajar asal Kampus IAIN PALOPO  mengadakan Bimbingan Pisikologi Sosial terhadap anak-anak yang masih merasakan trauma.

Kegiatan Ini  di pimpin oleh Ketua Prodi Bimbingan Konseling islam Dr Subekti Masri m.sos.l.

"Pagi-pagi tadi kami memulai kegiatan ini, kami menyisir ke semua posko-posko pengusian untuk mengumpulkan anak-anak mereka dan membawanya ke tempat yang telah di sediakan tepatnya di panampung posko relawan Pattedong, lalu kami mencoba untuk memulainya,” kata Dr subekti selaku ketua parodi Bimbingan konseling islam, sabtu 25/07/2020.

Menurutnya kegiatan ini dilakukan pihaknya karena melihat kondisi anak-anak yang berada di lokasi pengungsian.

"Kegiatan ini kami lakukan karna melihat anak-anak masi trauma atas musibah yang di alaminya, ide untuk melakukan kegiatan pisikologi sosial ini dilakukan karena relawan dari kampus IAIN menginginkan masyarakat terutamanya anak-anak tetap stabil seperti pada umumnya sebelum musibah datang menimpah mereka," Tambahnya.

Senada dengan Ketua prodi,  salah satu relawan dari kampus IAIN Palopo Arwinda, mengatakan

"Warga Masamba dalam sebulan terakhir mereka disibukkan untuk mengurusi banjir, mengangkat barang-barang mereka karena banjir ini sudah kesembilan kalinya sehingga orang tuanya lupa akan kesehatan pisikolog anaknya sendiri dan alhamdulillah lumayan anak-anak yang kami kumpulkan pagi tadi," terangnya

(srf/it)
Previous Post Next Post