Rapid Tes Tiba, Tim Gugus Tugas Covid-19 Luwu Timur Fokus di Perbatasan
INSPIRASI TIMUR INDONESIA


LUWU TIMUR – Guna mengantisipasi penyebaran dan penularan virus corona atau Covid-19, Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan kini sudah dilengkapi dengan alat Thermoscan untuk memantau suhu tubuh setiap warga yang masuk di Luwu Timur.
Kepala pelaksanan (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Luwu Timur  Muh. Zabur mengatakan alat ini dipasang di Lima Posko yang dibangun untuk mengetahui suhu tubuh setiap orang yang masuk ke Kabupaten Luwu Timur.
“Alat ini sengaja di beli Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Luwu Timur sebanyak 10 unit, dan didistribusikan kemasing-masing Posko Covid -19 yang kini sudah beroperasi selama 24 jam,” kata Zabur saat dikonfirmasi Kamis (02/04/2020).
Menurut Zabur dengan beroperasinya alat ini penggunaanya akan difokuskan di Posko penjagaan.
“Kami akan fokus pada penjagaan warga yang masuk ke Luwu Timur dan memantau suhu tubuh mereka menggunakan alat Rapid Tes jika ada yang terindikasi atau memiliki suhu tubuh diatas normal akan menjadi pemantauan khusus,” ucap Zabur.
Selain melengkapi alat pemindai suhu tubuh, setiap hari pula Tim Gugus Tugas akan menyuplai cairan desinfektan dan anti sefptik ke masing-masing posko karena setiap yang masuk akan disemprot mobilnya sementara orangnya disemprot menggunakan anti septik .
Dengan tibanya alat Rapid Tes dari Kementerian Kesehatan RI di Dinas Kesehatan Luwu Timur, Tim Gugus Tugas Covid-19 berharap penanganan pandemi corona disetiap posko dan kesadaran warga terus meningkat.
“Dalam menangani pandemi corona ini kami membangun 5 buah posko penjagaan di setiap batas yakni Posko perbatasan Luwu Utara-Luwu Timur di Burau, Posko Perbatasan Luwu Timur Sulwesi Selatan dengan Sulawesi Tengah di Mangkutana, Posko Perbatasan Luwu Timur Sulawesi Selatan dengan Sulawesi Tenggara di Lampia dan Posko perbatasan Luwu Timur Sulawesi Selatan dengan Morowali Sulawesi Tengah di Matano dan Towuti, semuanya beroperasi selama 24 jam yang dijaga oleh pihak Kepolisian, TNI, Satpol PP, Petugas PKM dan Perhubungan Luwu Tiimur,” jelas Zabur.


Previous Post Next Post