Nelayan di Luwu Saling Serang 3 Pemuda Jadi Korban Saat Menyerang
INSPIRASI TIMUR INDONESIA





LUWU  – Tiga orang nelayan jadi sasaran amukan saat saling serang antar warga kampung nelayan di jalan pendidikan, Dusun Ulo-ulo, Desa Belopa, Kabupaten Luwu, Pada Jumat  (10 /01/2020) sekira pukul 18.00 WITA kemarin.

Ketiga pemuda  yang menjadi korban semuanya berstatus pekerja sebagai nelayan masing-masing Rijal (18), Fendi (35) dan Safaruddin (19) mereka beralamat  di Dusun Kambuno, Desa Belopa, Kecamatan  Belopa.

Kasat Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Luwu, AKP Faisal Syam mengatakan dalam kejadian tersebut polisi mengamankan 3 orang pelaku yakni MR ( 25), MO (24), DD (25) dan sementara satu orang dinyatakan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) yaitu OD (40).

“Mereka diamankan pada Jumat (10/01/2020) sekira pukul 20.00 WITA, berdasarkan penyelidikan di lapangan anggota Satreskrim mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa MR dan MO berada di rumah neneknya di Dusun Ulo-ulo, Desa Belopa, Kecamatan Belopa, Kabupaten Luwu,  selanjutnya anggota melakukan penangkapan terhadap keduanya yaitu MR dan MO,” kata Faisal Syam saat dikonfirmasi melalui pesan Whats App, Sabtu (11/01/2020).

Menurut Faisal, kejadian bermula pada hari Jumat (10/01/2020) sekitar pukul 18.00 WITA, MR duduk bersama OD dan  seorang lelaki bernama Firman di rumah Firman, namun tiba-tiba datang Rijal berteman sekitar 10 orang, selanjutnya Rijal bertanya kepada MR menanyakan Anjung, namun MR menjawab tidak tahu, selanjutnya salah seorang teman  Rijal mengatakan "pukuli saja" dan MR di keroyok oleh Rijal bersama temannya sehingga datang MO  membawa sebilah parang dan menyuruh pulang mereka.

“MO datang dan menyuruh pulang dengan mengatakan "pulang semua" akan tetapi Rijal bersama  teman tidak mau pulang sehingga MO memarangi Rijal sebanyak  satu  kali, dan pada saat itu datang DD bersama OD ikut memukuli Rijal bersama teman, selanjutnya datang  Bapak Akas dari arah belakang MO mengambil sebilah parang yang di pegang oleh MO  setelah itu MR  bersama MO  dan  Bapak  Akas meninggalkan tempat kejadian,” ucap Faisal.

Dari kejadian tersebut Rijal dilarikan ke rumah sakit Batara Guru Belopa untuk mendapat perawatan, sementara polisi mengamankan barang bukti berupa sebilah parang gagang berwarna coklat.

“Selanjutnya pelaku dan barang bukti diamankan di Mako Polres Luwu, guna proses selanjutnya,” ujarnya.

Hingga saat ini polisi masih melakukan pengamanan di lokasi untuk menghindari aksi balas dendam dan mengimbau masyarakat untuk tetap tenang.

Previous Post Next Post