Notification

×

Iklan

INSPIRASI TIMUR INDONESIA

Iklan

Indeks Berita

MDA Layani 2.264 Warga Luwu Lewat Pengobatan Gratis di Latimojong

Monday, 2 November 2026 | November 02, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-11-02T05:08:35Z

LUWU – PT Masmindo Dwi Area (MDA) mencatat sebanyak 2.264 peserta menerima layanan pemeriksaan dan pengobatan gratis melalui program Pengobatan dan Pemeriksaan Kesehatan Masyarakat (PPKM) di Kecamatan Latimojong, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, sepanjang Januari hingga Oktober 2026.

Program yang menyasar masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan tersebut dilaksanakan dalam empat periode, yakni Januari, April, Juli, dan Oktober 2026.


Pada Oktober 2026, layanan kesehatan menjangkau 12 desa dengan total 601 peserta. Kedua belas desa tersebut meliputi Tibussan, Lambanan, Buntu Sarek, Pajang, Ulusalu, Boneposi, Tolajuk, Tabang, Rante Balla, Tobarru, Kadundung, dan Pangi.


Berdasarkan laporan pelayanan MDA, jumlah peserta pada Januari tercatat sebanyak 597 orang, April 443 orang, Juli 623 orang, dan Oktober 601 orang.


Program PPKM telah berjalan sejak 2022 dan dilaksanakan setiap tiga bulan. Pelayanan dilakukan dengan mendatangkan tim dokter, perawat, apoteker, serta bidan desa ke lokasi yang telah ditentukan.


Melalui pendekatan tersebut, warga dapat memperoleh pemeriksaan dan pengobatan sesuai kebutuhan tanpa harus menempuh perjalanan jauh menuju fasilitas kesehatan.


Keluhan pernapasan paling banyak ditemukan

Berdasarkan data pemeriksaan selama empat periode pada 2026, gangguan saluran pernapasan menjadi keluhan yang paling banyak ditemukan, dengan total 789 kasus.


Selain gangguan pernapasan, petugas juga menemukan keluhan berupa nyeri otot, hipertensi, gangguan kesehatan gigi, dan sakit kepala.


Dari pendataan Januari, April, dan Juli 2026, kelompok usia tertua dalam klasifikasi pelayanan tercatat sebagai penerima layanan terbanyak, yakni 727 peserta atau sekitar 43,7 persen dari total peserta pada ketiga periode tersebut.


Sementara itu, pada Oktober, kelompok usia di atas 46 tahun mendominasi peserta dengan proporsi sekitar 40,3 persen dari total 601 orang. Pada periode yang sama, terdapat 171 peserta berusia 0–11 tahun atau sekitar 28,5 persen.


Temuan tersebut menjadi salah satu gambaran kebutuhan kesehatan masyarakat yang memanfaatkan layanan PPKM, sekaligus bahan pertimbangan untuk memperkuat edukasi kesehatan dan pemeriksaan dini.


Dorong deteksi dini penyakit

Kepala Teknik Tambang MDA Mustafa Ibrahim mengatakan, program PPKM tidak hanya berfokus pada pengobatan, tetapi juga mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi kesehatannya.


“Melalui layanan kesehatan gratis ini, kami ingin mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi kesehatannya. Deteksi dini menjadi kunci agar potensi penyakit dapat ditangani lebih awal, terutama pada kelompok lansia,” ujar Mustafa dalam keterangan tertulis.


Ia menambahkan, pelaksanaan program turut mempertimbangkan masukan masyarakat yang dihimpun melalui Forum Desa (Fordes) bersama Kelompok Kerja (Pokja) Percepatan Investasi Kabupaten Luwu.


Masukan tersebut menjadi salah satu pertimbangan perusahaan dalam mendukung pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, termasuk peningkatan akses terhadap layanan kesehatan.

Ke depan, MDA menyatakan akan terus mendorong sinergi dengan Fordes dan Pokja Percepatan Investasi Kabupaten Luwu untuk memperkuat kolaborasi dengan para pemangku kepentingan.

Upaya tersebut diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat di Kecamatan Latimojong.

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update