Notification

×

Iklan

INSPIRASI TIMUR INDONESIA

Iklan

Indeks Berita

Enam Siswa SMA Negeri 10 Luwu Sakit Perut Usai Santap MBG, 1 Dirawat karena Diare

Thursday, 10 September 2026 | September 10, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-09-10T15:17:26Z

LUWU – Sebanyak enam siswa SMA Negeri 10 Luwu, Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, mengalami keluhan sakit perut setelah menyantap makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).


Dari enam siswa tersebut, satu siswa harus mendapatkan perawatan di Puskesmas Bua karena mengalami diare.


Informasi mengenai kejadian tersebut diterima Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Luwu pada Kamis (10/9/2026) sore.


Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Luwu, dr. Rosnawary Basir, membenarkan adanya laporan tersebut.


“Laporan ini sudah kami terima. Sementara ada satu orang siswa di Puskesmas Bua yang dirawat karena diare,” kata Rosnawary saat dikonfirmasi, Kamis (10/9/2026).


Rosnawary mengatakan, keluhan sakit perut yang dialami sejumlah siswa tersebut diduga berkaitan dengan makanan yang dikonsumsi di sekolah.


Namun, Dinkes Luwu belum dapat memastikan apakah keluhan tersebut benar-benar disebabkan oleh makanan MBG.


“Mungkin pengaruh sudah makan di sekolah,” ujarnya.


Dinkes turunkan tim surveilans


Untuk memastikan penyebab keluhan kesehatan para siswa, Dinkes Kabupaten Luwu akan menurunkan tim surveilans bersama tim kesehatan lingkungan pada Jumat (11/9/2026).


Tim akan melakukan pemeriksaan langsung di lapangan serta mengambil sampel untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.


“Besok pagi tim surveilans Dinkes turun bersama tim kesehatan lingkungan. Mereka akan melakukan pemeriksaan dan mengambil sampel,” jelas Rosnawary.


Menurut dia, laporan baru diterima pada Kamis sore sehingga pemeriksaan lapangan baru dapat dilakukan pada Jumat pagi.


“Besok mungkin saya konfirmasi kembali karena tim surveilans Dinkes besok pagi turun,” katanya.


Kepala sekolah belum memberikan tanggapan

Sementara itu, Kepala SMA Negeri 10 Luwu, Arifin saat dikonfirmasi terkait adanya sejumlah siswa yang mengalami sakit perut setelah menyantap makanan MBG hingga berita ini diterbitkan belum memberikan tanggapan.


Dinkes Luwu masih menunggu hasil pemeriksaan tim surveilans dan kesehatan lingkungan untuk mengetahui penyebab keluhan yang dialami para siswa.


Hasil pemeriksaan sampel nantinya akan menjadi dasar untuk memastikan apakah keluhan kesehatan tersebut berkaitan dengan makanan MBG atau disebabkan faktor lainnya.

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update