LUWU - Bupati Luwu H. Patahudding menghadiri panen perdana Demplot Varietas Unggul Baru (VUB) di lahan Kelompok Tani Bakka, Kecamatan Bajo, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, Selasa (22/9/2026).
Demplot tersebut menggunakan varietas Inpago 13 sebagai bagian dari upaya mendorong penerapan teknologi pertanian dan penggunaan varietas unggul untuk meningkatkan produktivitas hasil pertanian.
Dalam kegiatan tersebut, turut diserahkan sejumlah bantuan kepada kelompok tani, yakni benih padi varietas Inpari 42, knapsack sprayer elektrik, serta pupuk organik.
Perwakilan BRMP menyampaikan, pengembangan demplot merupakan bagian dari penerapan pertanian modern melalui pemanfaatan berbagai paket teknologi.
Penerapan teknologi dan varietas unggul tersebut diharapkan dapat mendukung peningkatan produktivitas sekaligus pengembangan lahan pertanian, termasuk pada wilayah yang mengalami keterbatasan air.
Bupati Luwu H. Patahudding mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan demplot, terutama para penyuluh dan kelompok tani.
Menurutnya, penggunaan bibit atau varietas unggul harus dibarengi dengan perlakuan dan tata kelola budidaya yang tepat agar potensi produksi dapat dicapai secara maksimal.
"Pemerintah daerah terus mendorong sektor pertanian, termasuk melalui bantuan dan pemberdayaan masyarakat. Kalau ada kebutuhan pertanian, silakan disampaikan melalui pemerintah desa dan dinas terkait," ujar Patahudding.
Ia juga meminta pemerintah desa, khususnya kepala desa, aktif mendata kebutuhan masyarakat. Dengan demikian, bantuan yang disalurkan pemerintah dapat disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan petani di lapangan.
Untuk kebutuhan alat dan mesin pertanian, masyarakat diminta menyampaikan usulan melalui Dinas Pertanian Kabupaten Luwu untuk selanjutnya diproses sesuai ketentuan.
"Silakan masukkan proposal melalui Dinas Pertanian. Tugas kami adalah melayani dan membantu masyarakat sesuai kebutuhan dan kemampuan pemerintah daerah," katanya.
Patahudding berharap penggunaan varietas unggul dan teknologi pertanian tidak berhenti pada kegiatan demplot, tetapi dapat terus diterapkan dan dikembangkan oleh kelompok tani.
Pengembangan tersebut dinilai penting untuk meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan dan mendukung kesejahteraan masyarakat yang bergantung pada sektor pertanian.
Kegiatan panen perdana tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Luwu Muh. Dhevy Bijak Pawindu, Plt. Kepala Dinas Pertanian Muh. Arsal Arsyad, Plt. Kepala Dinas Kominfo-SP Kabupaten Luwu Imran, Kasatpol PP Kabupaten Luwu Andi Ibrahim Sikki, Camat Bajo Yessi, perwakilan BRMP, serta kelompok tani.

No comments:
Post a Comment