Notification

×

Iklan

INSPIRASI TIMUR INDONESIA

Iklan

Indeks Berita

AFT Hasanuddin Perkuat Kesiapsiagaan Gangguan Supply Avtur melalui Simulasi BCMS

Tuesday, 1 September 2026 | September 01, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-09-01T15:00:09Z

MAKASSAR - PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi melalui Aviation Fuel Terminal (AFT) Hasanuddin memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi gangguan pasokan avtur dengan menggelar Table Top Simulation (TTS) Business Continuity Management System (BCMS).

Simulasi tersebut menggunakan skenario gangguan pada jalur pipa penerimaan avtur dari Integrated Terminal (IT) Makassar menuju AFT Hasanuddin. Skenario ini dirancang untuk menguji kemampuan tim dalam memastikan keberlangsungan pasokan dan pelayanan avtur apabila jalur utama mengalami gangguan.


Dalam simulasi, tim menguji kecepatan respons, pengambilan keputusan, pengelolaan ketahanan stok, hingga koordinasi lintas fungsi. Langkah tersebut dilakukan untuk meminimalkan potensi dampak gangguan terhadap pelayanan kepada maskapai serta operasional penerbangan di Bandara Sultan Hasanuddin.


Tidak hanya menguji respons terhadap gangguan, AFT Hasanuddin juga mempraktikkan skema alternatif pasokan menggunakan bridger dari IT Makassar. Pengujian mencakup kesiapan fasilitas penerimaan, personel, serta pemeriksaan kualitas dan kuantitas avtur.


Skema alternatif tersebut dipersiapkan sebagai bagian dari strategi menjaga kesinambungan pasokan, dengan tetap memastikan aspek keselamatan dan standar kualitas produk terpenuhi hingga jalur utama kembali beroperasi normal.


AFT Manager Hasanuddin, Andreas Yanuar Arinawan, mengatakan simulasi BCMS menjadi sarana untuk memastikan setiap personel memahami peran dan langkah yang harus dilakukan ketika menghadapi kondisi tidak normal.


"Kami ingin memastikan ketika terjadi gangguan supply, tim tidak membutuhkan waktu lama untuk menentukan langkah yang harus dilakukan. Mulai dari menerima informasi, menjaga stok, menyiapkan alternatif supply, sampai memastikan produk tetap memenuhi standar kualitas, seluruh proses harus berjalan dengan cepat dan terkoordinasi. Pada akhirnya, kesiapan tersebut akan berdampak langsung pada keberlangsungan pelayanan avtur kepada pelanggan kami," ujar Andreas.


Menurut Andreas, pelaksanaan latihan secara berkala juga penting untuk mengidentifikasi potensi perbaikan sebelum menghadapi kondisi gangguan yang sebenarnya.


"Setiap simulasi menjadi bahan evaluasi untuk melihat apakah prosedur, fasilitas, komunikasi, dan kesiapan personel sudah berjalan sesuai harapan. Hasil evaluasi akan kami gunakan untuk terus meningkatkan kesiapan operasional AFT Hasanuddin," tambahnya.


Table Top Simulation BCMS tersebut melibatkan berbagai fungsi, di antaranya AFT Hasanuddin, Aviation Region Sulawesi, Aviation Fuel Business, HSSE, Supply and Distribution, DRE, Operation, PFD, Quality Assurance (QA), serta IT Makassar dan pemangku kepentingan terkait.


Rangkaian simulasi mencakup penanganan gangguan, eskalasi insiden, pelaksanaan alternatif supply, monitoring operasional, hingga proses pemulihan dan normalisasi pasokan melalui jalur utama.


Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, mengatakan kesiapsiagaan tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga keandalan layanan energi bagi pelanggan penerbangan.


"Bagi pelanggan, kesiapan seperti ini berarti ada sistem yang terus dipersiapkan untuk menjaga layanan tetap berjalan ketika muncul gangguan. AFT Hasanuddin memiliki peran strategis dalam mendukung kebutuhan avtur di kawasan Indonesia Timur, sehingga aspek keselamatan, kualitas, dan kesinambungan supply terus menjadi perhatian dalam setiap proses operasional," kata Lilik.


Lilik menambahkan, kesiapan menghadapi gangguan perlu dibangun melalui latihan dan evaluasi yang dilakukan secara konsisten.


"Kami terus mendorong budaya continuous improvement di seluruh lini. Setiap hasil simulasi menjadi masukan untuk memperkuat prosedur dan koordinasi, sehingga ketika menghadapi kondisi aktual, seluruh tim dapat bergerak dengan respons yang cepat, tepat, dan terukur," ujarnya.


Ke depan, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi akan melakukan evaluasi terhadap hasil simulasi sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesiapan personel, keandalan fasilitas, efektivitas koordinasi, serta ketangguhan sistem pasokan.


Upaya tersebut dilakukan untuk memastikan kebutuhan avtur pelanggan tetap dapat dilayani secara aman dan andal dalam berbagai kondisi operasional.


Melalui kesiapan AFT Hasanuddin dan dukungan lintas fungsi, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi terus menjaga keandalan pasokan avtur sebagai bagian dari dukungan terhadap kelancaran penerbangan dan konektivitas masyarakat di Sulawesi serta kawasan Indonesia Timur.

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update