Notification

×

Iklan

INSPIRASI TIMUR INDONESIA

Iklan

Indeks Berita

Upah Pekerja Kupas Bawang, Berapa Penghasilannya per Kilogram?

Sunday, 16 August 2026 | August 16, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-08-16T11:30:12Z

Di balik pekerjaan mengupas bawang, ada persoalan lain yang tak kalah penting: upah yang diterima para pekerja.


Pekerja bawang kupas umumnya mendapatkan penghasilan berdasarkan sistem yang diterapkan oleh pemilik usaha. Ada yang dibayar harian, sementara sebagian lainnya menerima upah berdasarkan jumlah bawang yang berhasil dikupas atau diselesaikan.


Bagi pekerja, setiap kilogram bawang yang dikupas bukan sekadar angka. Di dalamnya ada waktu, tenaga, dan ketelitian. Mereka harus bekerja dengan cepat, tetapi tetap memastikan bawang yang dikupas bersih dan tidak rusak.


Jari-jari yang terus bekerja terkadang harus berhadapan dengan kulit bawang yang membuat mata perih. Namun kondisi tersebut tidak serta-merta menghentikan aktivitas mereka. Pekerjaan tetap dilanjutkan karena dari situlah kebutuhan sehari-hari keluarga dipenuhi.


Besaran upah tentu berbeda-beda, tergantung daerah, jenis bawang, jumlah pekerjaan, serta kesepakatan antara pekerja dan pemilik usaha. Karena itu, persoalan kesejahteraan pekerja bawang tidak hanya berbicara tentang nominal upah, tetapi juga mengenai beban kerja, jam kerja, dan kepastian pembayaran.


Bagi sebagian pekerja, penghasilan dari mengupas bawang mungkin terlihat kecil jika dibandingkan dengan harga jual bawang di pasaran. Namun bagi mereka, penghasilan tersebut memiliki arti besar.


Ada kebutuhan rumah tangga yang harus dipenuhi. Ada anak yang harus bersekolah. Ada pula kebutuhan makan sehari-hari yang bergantung pada pendapatan dari pekerjaan tersebut.


Inilah sisi lain dari perjalanan bawang sebelum sampai ke tangan konsumen. Ketika masyarakat membeli bawang yang sudah bersih dan siap digunakan, ada tangan-tangan pekerja yang sebelumnya mengupas, memilah, dan menyiapkannya.


Mereka bekerja dalam diam, tetapi kontribusinya nyata. Dari pekerjaan sederhana itu, roda ekonomi keluarga terus berputar.


Karena itu, ketika berbicara tentang harga bawang, penting pula melihat orang-orang yang berada di balik prosesnya. Sebab di antara tumpukan bawang yang dikupas, tersimpan cerita tentang kerja keras, penghasilan, dan harapan para pekerja untuk kehidupan yang lebih baik.

upah pekerja untuk mengupas bawang per kilogram, tidak ada tarif nasional yang seragam. Besarnya tergantung daerah, jenis bawang, tingkat kebersihan kupasan, dan sistem pembayaran.


Sebagai gambaran dari beberapa sumber:

Makassar: Rp1.000/kg untuk bawang merah yang sudah dikupas; pekerja mendapat jatah sekitar 25 kg dan hasil setelah kupas sekitar 20–23 kg, sehingga penghasilan sekitar Rp20.000–Rp23.000 per hari.

Pontianak: Rp15.000 per karung berisi 20 kg, setara sekitar Rp750/kg. Rata-rata pekerja mengupas empat karung per hari.

Jakarta: sebuah penelitian 2024 mencatat upah sekitar Rp3.000/kg untuk buruh pengupas bawang merah.

Ada pula usaha yang menerapkan Rp1.500/kg, atau Rp30.000 untuk satu karung 20 kg.

Jadi, kisaran yang ditemukan sekitar Rp750–Rp3.000 per kg, tetapi untuk kondisi Kabupaten Luwu/Sulawesi Selatan sebaiknya jangan langsung memakai angka tersebut sebagai patokan.


No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update