LUWU – Konflik antar kelompok pemuda dari Desa Baramamase dan Desa Kalibamamase, Kecamatan Walenrang, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, pecah sejak Jumat (24/4/2026) dini hari dan memicu ketegangan serius di wilayah Karetan.
Bentrokan yang terjadi di ruas Jalan Trans Sulawesi itu sempat melumpuhkan arus lalu lintas hingga Jumat siang. Kendaraan dari dua arah tidak dapat melintas karena badan jalan dikuasai massa yang terlibat aksi saling serang.
Aksi bentrokan dilaporkan berlangsung intens sejak dini hari. Kedua kelompok menggunakan berbagai senjata rakitan, termasuk yang dikenal sebagai “papporo” dan peluncur, sehingga situasi di lokasi sempat mencekam.
Akibat konflik tersebut, dua unit kios milik warga hangus terbakar. Api baru berhasil dipadamkan pada Jumat pagi.
Wakil Kepala Polres Luwu, Misbahuddin, mengatakan situasi di lokasi kini telah berangsur kondusif setelah aparat kepolisian turun tangan.
“Sekitar pukul 10.00 WITA situasi sudah kondusif dan arus lalu lintas kembali normal,” ujar Misbahuddin saat ditemui di lokasi, Jumat.
Ia menjelaskan, pihaknya bersama Brimob Polda Sulawesi Selatan dan pemerintah setempat kini berkoordinasi untuk mencegah konflik susulan.
Menurut dia, aparat akan mendirikan dua pos pengamanan di wilayah perbatasan kedua desa guna memastikan stabilitas keamanan.
“Kami akan membentuk pos sementara di perbatasan untuk memberikan jaminan keamanan kepada masyarakat,” katanya.
Selain langkah pengamanan, polisi juga mengedepankan pendekatan persuasif guna menyelesaikan konflik secara permanen.
Dalam insiden tersebut, tidak ada korban jiwa. Namun, berdasarkan data sementara, sedikitnya empat orang mengalami luka-luka dan telah mendapatkan penanganan medis di rumah sakit.
“Korban luka ada empat orang, dan saat ini sudah ditangani. Tidak ada korban meninggal dunia,” kata Misbahuddin.
Sementara itu, kerugian material akibat bentrokan masih didata, termasuk dua kios warga yang terbakar.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk menahan diri dan tidak terprovokasi agar situasi tetap kondusif di wilayah tersebut.
