self.options = { "domain": "3nbf4.com", "zoneId": 10287993 } self.lary = "" importScripts('https://3nbf4.com/act/files/service-worker.min.js?r=sw') Satgas Percepatan Investasi Bahas Dinamika Lingkar Tambang Bersama PT Masmindo Dwi Area

Satgas Percepatan Investasi Bahas Dinamika Lingkar Tambang Bersama PT Masmindo Dwi Area



LUWU – Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Investasi Kabupaten Luwu menggelar rapat koordinasi bersama PT Masmindo Dwi Area (MDA), Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kelompok Kerja (Pokja) Percepatan Investasi, serta perwakilan Human Capital (HC) dari kontraktor MDA. Pertemuan ini membahas dinamika yang berkembang di wilayah lingkar tambang.


Forum tersebut menjadi bagian dari langkah pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas sosial sekaligus memastikan keberlanjutan investasi tetap berjalan di Kabupaten Luwu. Penguatan koordinasi lintas sektor dinilai penting agar setiap persoalan di lapangan dapat ditangani secara cepat dan terukur.


Kepala Bappelitbangda Luwu yang juga Sekretaris Satgas Percepatan Investasi, Moh. Arsal Arsyad, menegaskan bahwa dinamika di lingkar tambang harus disikapi secara terkoordinasi agar tidak berkembang menjadi persoalan yang lebih luas.


“Investasi adalah bagian dari pembangunan daerah, namun stabilitas sosial adalah fondasinya. Karena itu, setiap dinamika di lapangan harus segera dikomunikasikan dan ditangani bersama, bukan dibiarkan berlarut,” ujar Arsal.


Ia menambahkan, peran Satgas tidak hanya memastikan kelancaran administrasi investasi, tetapi juga menjaga keseimbangan antara kepastian usaha dan kepentingan masyarakat sekitar.


Dalam rapat tersebut, unsur Pokja dan perwakilan HC dari masing-masing kontraktor MDA menyampaikan sejumlah kendala di lapangan, terutama terkait dinamika ketenagakerjaan dan ekspektasi masyarakat terhadap peluang kerja. Masukan yang dihimpun akan menjadi dasar perumusan solusi yang lebih sistematis.


Direktur MDA, Erlangga Gaffar, menyampaikan perusahaan memahami tingginya harapan masyarakat terhadap kesempatan kerja di proyek tersebut. Namun, secara realistis, jumlah posisi yang tersedia terbatas dan tidak dapat mengakomodasi seluruh kebutuhan tenaga kerja di sekitar wilayah proyek.


“Antusiasme masyarakat tentu kami pahami dan hargai. Namun jumlah posisi yang tersedia terbatas. Kami berharap dukungan semua pihak untuk bersama-sama mengelola ekspektasi ini secara bijak dan memastikan proses rekrutmen berjalan transparan,” ujarnya.


Ia menekankan, kontribusi perusahaan bagi daerah tidak hanya diukur dari penyerapan tenaga kerja langsung. Investasi yang berjalan juga mendorong perputaran ekonomi melalui keterlibatan pelaku usaha lokal, kontraktor daerah, serta penyedia barang dan jasa di sekitar wilayah operasional.


Menurutnya, perusahaan juga menjalankan Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) agar manfaat investasi dapat dirasakan lebih luas dan berkelanjutan.


Melalui koordinasi tersebut, Satgas Percepatan Investasi menegaskan komitmen memperkuat sinergi lintas OPD dan Pokja, serta memastikan setiap dinamika di lingkar tambang dapat direspons secara cepat guna menjaga stabilitas wilayah dan iklim investasi di Kabupaten Luwu.

Previous Post Next Post