LUWU – Pemerintah Kabupaten Luwu bersama PT Masmindo Dwi Area (MDA) merealisasikan sejumlah program hasil aspirasi masyarakat dari 21 desa di wilayah operasional perusahaan tersebut.
Realisasi program itu diserahkan dalam kegiatan Silaturahmi Forum Desa yang digelar di Rumah Jabatan Bupati Luwu, Rabu (4/3/2026).
Sebelumnya, Forum Desa telah dilaksanakan di 21 desa pada empat kecamatan. Aspirasi masyarakat dihimpun melalui kunjungan dan pertemuan langsung, kemudian dipetakan dan diselaraskan antara Pemkab Luwu dan MDA untuk ditindaklanjuti dalam bentuk program bantuan dan kerja.
Salah satu program yang direalisasikan adalah bantuan relokasi intake dan jalur transmisi pipa Perumda Tirta Latimojong. Program ini merupakan kolaborasi antara Pemkab Luwu, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), dan MDA.
Relokasi tersebut diharapkan dapat memperkuat sistem penyediaan air bersih bagi masyarakat di wilayah Latimojong hingga Belopa dan sekitarnya.
Selain itu, diserahkan pula program pipanisasi air bersih bagi lebih dari 100 kepala keluarga di Desa Rante Balla. Program ini merupakan kolaborasi antara Kodim 1403/Palopo dan MDA.
MDA juga menyerahkan Beasiswa GenMAS bagi mahasiswa berprestasi serta dukungan program bagi 21 desa di wilayah operasional perusahaan.
Bupati Luwu, H. Patahudding, mengatakan Forum Desa menjadi bagian dari pendekatan pembangunan berbasis kebutuhan riil masyarakat.
“Kami ingin memastikan setiap langkah pembangunan memiliki dasar yang jelas. Aspirasi yang disampaikan dalam Forum Desa kita himpun, kita petakan, lalu kita selaraskan dengan arah pembangunan daerah. Program yang direalisasikan hari ini merupakan tindak lanjut dari proses tersebut,” ujarnya.
Ia menambahkan, sinergi antara pemerintah daerah dan dunia usaha memperkuat kapasitas daerah dalam menjaga keberlanjutan pembangunan. Karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mengawal dan menjaga kelangsungan investasi di wilayah Luwu.
Ketua DPRD Luwu, Ahmad Gazali, menyatakan DPRD menjalankan fungsi fasilitasi dalam penyelesaian isu-isu sosial yang melibatkan masyarakat dan perusahaan.
“Ini merupakan bagian dari dukungan kami agar investasi di Kabupaten Luwu dapat berjalan dengan baik dan memberi manfaat bagi masyarakat,” katanya.
Direktur Utama MDA, Trisakti Simorangkir, menegaskan kemitraan dengan Pemkab Luwu merupakan bagian dari komitmen investasi jangka panjang di daerah tersebut.
“Kami hadir di Luwu dengan komitmen untuk tumbuh bersama. Investasi yang kami jalankan perlu berjalan selaras dengan kebutuhan masyarakat dan arah pembangunan daerah,” ujarnya.
Menurut Trisakti, komitmen perusahaan diwujudkan melalui program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) yang dirancang secara berkelanjutan dalam kerangka lima tahun ke depan.
Forum Desa, lanjut dia, akan terus dilanjutkan sebagai wadah komunikasi dan evaluasi bersama agar pembangunan di empat kecamatan dan 21 desa wilayah operasional dapat berjalan sesuai prioritas masyarakat dan arah pembangunan daerah.
