GORONTALO – Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memastikan kesiapan operasional pasokan energi di Gorontalo menjelang Ramadhan dan Idulfitri 1447 Hijriah. Kepastian itu disampaikan dalam audiensi bersama Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, di Kantor Gubernur Provinsi Gorontalo, Selasa (3/3/2026).
Audiensi dipimpin Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Deny Sukendar, bersama jajaran manajemen. Pertemuan membahas dua agenda utama, yakni penguatan tata kelola Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) serta kesiapan pasokan BBM dan LPG menghadapi periode peningkatan konsumsi energi.
Dalam pembahasan PBBKB, Pertamina menegaskan komitmennya terhadap transparansi data penyaluran BBM sebagai dasar perhitungan pajak daerah. Sinkronisasi data dan penguatan koordinasi teknis dengan Pemerintah Provinsi Gorontalo dinilai penting untuk memastikan tata kelola pajak berjalan akurat, tertib, dan akuntabel.
Dari sisi operasional, Pertamina memaparkan proyeksi kenaikan konsumsi selama Ramadhan dan Idulfitri. Sejumlah langkah antisipasi telah disiapkan, mulai dari build up stok BBM dan LPG, penguatan suplai ke SPBU dan pangkalan, hingga pengaktifan Satuan Tugas Ramadhan–Idulfitri. Monitoring distribusi juga dilakukan secara harian, terutama di wilayah dengan mobilitas tinggi.
Gusnar Ismail menyambut baik penguatan koordinasi tersebut. Menurut dia, sinergi antara pemerintah daerah dan Pertamina penting untuk menjaga stabilitas energi sekaligus memastikan kontribusi sektor BBM terhadap pendapatan daerah berjalan optimal.
“Transparansi dan komunikasi yang baik harus terus dijaga agar stabilitas energi dan pendapatan daerah bisa berjalan beriringan,” ujarnya.
Deny Sukendar menegaskan, kebutuhan energi masyarakat selama Ramadhan dan Idulfitri telah diproyeksikan secara matang. Ia memastikan stok dalam kondisi aman dan distribusi diperkuat dengan pengawasan lebih intensif.
“Di saat yang sama, kami siap mendukung optimalisasi PBBKB melalui tata kelola distribusi yang transparan dan terukur,” kata Deny.
Sementara itu, Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menilai audiensi tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan membangun hubungan strategis dengan pemerintah daerah.
Menurut dia, ketersediaan energi dan tata kelola yang akuntabel harus berjalan beriringan agar pelayanan kepada masyarakat tetap prima sekaligus memberikan dampak positif bagi daerah.
Melalui pertemuan ini, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi dan Pemerintah Provinsi Gorontalo menegaskan komitmen bersama dalam menjaga keandalan pasokan energi, memperkuat transparansi distribusi, serta mendukung stabilitas ekonomi daerah selama Ramadhan dan Idulfitri.
