Pagar Tembok yang Menutup Rumah Tahfiz Akhirnya Dibongkar, Ini Kata Ketua DPW PAN Sulsel
INSPIRASI TIMUR INDONESIA


MAKASSAR -- Pagar tembok beton yang menutup akses jalan melalui pintu belakang rumah tahfiz, di Jalan Ance Dg Ngoyo, Kelurahan Masale, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, akhirnya dibongkar, Sabtu (24/7/2021) siang.

Pembongkaran tersebut dilakukan setelah adanya musyawarah antara elite PAN Sulsel bersama pihak kecamatan. Hadir pula Anggota DPRD Pangkep dari PAN, Amiruddin, yang sebelumnya memasang tembok tersebut.

"“Kami datang ke lokasi, ternyata pihak keluarga pak Amiruddin sudah ada di lokasi. Jadi kami berdialog,” kata Camat Panakkukang, Thahir Rasyid.

Ia mengatakan, pihak keluarga Amiruddin memahami kesalahannya dan bersedia membongkar pagar tersebut.

"Pengurus Rumah Tahfiz juga menyambut baik pembongkaran itu. Alhamdulillah, sudah saya arahkan saling memaafkan dan memperbaiki hubungan ke depan,” tutur Thahir.

Sebelumnya, heboh di media sosial foto rumah tahfiz yang dipasangi tembok dan menutup akses jalan belakang rumah. Alasan Amiruddin memasang tembok karena merasa terganggu dengan suara yang sering ribut.

Reaksi keras datang dari elite PAN di Sulsel. Bahkan, Ketua DPW PAN Sulsel, Kahfi, menyiapkan sanksi tegas bagi kadernya yang dinilai melakukan perbuatan sewenang-wenang.

Menurut dia, PAN tidak akan mentolerir bila ada kadernya melakukan tindakan yang sewenang-wenang dan jauh dari nilai perjuangan partai.

“Jika benar ada tindakan sewenang-wenang, maka sanksinya tegas, bisa PAW bahkan pemecatan dari kader PAN,” jelas Kahfi.

Tak hanya itu, jika memang terbukti ada pelanggaran hukum, Kahfi pun mengaku sangat mendukung aparat berwenang untuk memproses Amirudin sesuai dengan aturan hukum yang berlaku.

“Kami akan minta dia robohkan sendiri tembok itu. Jika tetap bersikeras kami akan serahkan sepenuhnya kepada yang berwenang. Kami tegaskan bahwa PAN mendukung upaya Camat Panakukkang dan RW 5 Kelurahan Masalle untuk mengambil tindakan,” tegasnya.

Kahfi yang juga anggota DPR RI dari Sulsel ini menambahkan bahwa arahan Ketua Umum PAN kepada kadernya jelas, yakni untuk menjaga perilaku serta selalu berupaya membantu masyarakat.

“Ketum selalu menyerukan agar kader PAN menjaga akhlak. Sikap Amirudin ini tentu tidak sesuai dengan garis perjuangan PAN juga tidak meneladani Ketum PAN yang sangat menyayangi anak-anak yang hafal Alquran,” pungkasnya. (Arzad)

Previous Post Next Post