Notification

×

Iklan

INSPIRASI TIMUR INDONESIA

Iklan

Indeks Berita

Bupati Luwu Lantik 33 Pejabat, Tegaskan Evaluasi Kinerja Setelah 6 Bulan

Friday, 9 October 2026 | October 09, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-10-09T09:21:45Z

LUWU – Bupati Luwu, H. Patahudding, melantik dan mengambil sumpah jabatan 33 pejabat administrator dan pejabat pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu, Sulawesi Selatan, Jumat (9/10/2026).

Dalam pelantikan yang berlangsung di Aula Rumah Jabatan Bupati Luwu, Kecamatan Belopa Utara, tersebut, Patahudding menegaskan bahwa setiap pejabat harus menunjukkan tanggung jawab, disiplin, kepemimpinan, dan peningkatan kinerja dalam menjalankan tugas pemerintahan.


Ia juga menekankan bahwa jabatan bukan sekadar kedudukan atau kewenangan, melainkan amanah yang harus digunakan untuk memberikan manfaat bagi masyarakat.


“Jangan pernah melihat jabatan hanya dari sisi kewenangan, fasilitas, atau kedudukannya. Lihatlah jabatan sebagai kesempatan untuk berbuat lebih banyak, memberikan manfaat yang lebih luas, dan menghadirkan perubahan yang lebih baik bagi masyarakat,” tegas Patahudding dalam sambutannya.


Sebanyak 33 pejabat yang dilantik terdiri dari 22 pejabat administrator dan 11 pejabat pengawas. Pelantikan tersebut merupakan bagian dari penataan organisasi dan penguatan pelaksanaan tugas pemerintahan sesuai dengan tanggung jawab masing-masing jabatan.


Acara itu turut dihadiri Wakil Bupati Luwu Muh. Dhevy Bijak Pawindu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Luwu, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah Kabupaten Luwu Muhammad Rudi, serta Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Luwu, Ny. Hj. Kurniah Patahudding.


Bupati Luwu Tekankan Tanggung Jawab Pejabat


Patahudding menjelaskan, pejabat administrator memiliki peran strategis dalam menerjemahkan kebijakan pimpinan menjadi program dan pekerjaan nyata. Sementara itu, pejabat pengawas bertanggung jawab memastikan pekerjaan sehari-hari berjalan sesuai aturan, tepat waktu, tepat sasaran, dan dapat dipertanggungjawabkan.


Menurut dia, pejabat yang baru dilantik tidak boleh hanya berorientasi pada penyelesaian pekerjaan administratif. Mereka juga harus mampu menjadi pemimpin yang menggerakkan pegawai, membangun kerja sama, serta mencari solusi atas persoalan di lingkungan kerja masing-masing.


Ia mengingatkan bahwa sumpah jabatan yang telah diucapkan merupakan janji kepada Tuhan, negara, dan masyarakat. Karena itu, setiap pejabat dituntut menjalankan amanah dengan sungguh-sungguh dan menjunjung tinggi tanggung jawab dalam penyelenggaraan pemerintahan.


“Kita semua mempunyai tanggung jawab yang sama, yaitu membawa Kabupaten Luwu menjadi daerah yang semakin maju, semakin baik tata kelolanya, dan semakin mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.


Kinerja Pejabat Dievaluasi Setelah Enam Bulan


Dalam kesempatan tersebut, Bupati Luwu juga menegaskan bahwa kinerja para pejabat akan menjadi perhatian pemerintah daerah. Evaluasi akan dilakukan setelah pejabat menjalani masa kerja sekurang-kurangnya enam bulan.


“Di pemerintahan ini, jangan pernah ada yang main-main. Waktu kita sangat singkat. Kita harus berupaya memberikan yang terbaik kepada masyarakat,” tegasnya.


Patahudding berharap pelantikan tersebut menjadi momentum bagi para pejabat untuk membangun semangat baru, memperbaiki pola pikir, meningkatkan inovasi, dan menunjukkan energi baru dalam bekerja.


Ia meminta seluruh pejabat membuktikan bahwa kepercayaan yang diberikan melalui jabatan tersebut benar-benar menghasilkan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Luwu.


Melalui pelantikan ini, Pemkab Luwu berharap pelaksanaan tugas perangkat daerah semakin kuat, akuntabilitas kinerja meningkat, dan penyelenggaraan pemerintahan berjalan lebih efektif serta berorientasi pada pelayanan publik.

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update